Mobil yang Tabrak 2 Warga di 13 Ilir Berhasil Diangkat

180
Mobil Daihutsu Xenia dengan nopol BG 1162 R yang dibuang ke sungai setelah menabrak dua orang warga di wilayah perbatasan di Kelurahan 9-13 Ilir, Minggu (13/3) malam akhirnya dievakuasi menggunakan alat berat.(BP/IST)

Palembang, BP- Mobil Daihutsu Xenia dengan nopol BG 1162 R yang dibuang ke sungai setelah menabrak dua orang warga di wilayah perbatasan di Kelurahan 9-13 Ilir, Minggu (13/3) malam  berhasil diangkat menggunakan alat berat.

Pengangkatan mobil ini dilakukan petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang, Polrestabes Palembang dan dibantu warga sekitar lokasi kejadian.

Proses pengangkatan ini memakan waktu sekira tiga jam oleh aparat kepolisian, petugas Dinas Perhubungan (Dishub) dibantu warga.

Dimulai dari pukul 16.00 , mobil baru benar-benar bisa diangkat sekira pukul 19.00 dengan ditarik mobil derek dari Dishub.

Baca Juga:  Ultah Ke 23 : FoSSEI Gelar Sarasehan Sebagai Pembukaan Kamnas Ekonomi Islam tahun 2023

Petugas sempat mengalami kendala saat mengevakuasi mobil ini.

Diantaranya hujan yang mengguyur kota Palembang selama lebih dari dua jam membuat debit air di sungai jadi deras dari biasanya.

Lantaran hal tersebut, mobil juga bergeser sekira 25 meter dari titik awal diceburkan karena terbawa arus sungai saat hujan.

Sebelum menurunkan alat derek, petugas harus menunggu arus sungai surut. Namun, Minggu siang hingga sore, hujan yang turun sangat deras sempat menghentikan proses evakuasi.

Baca Juga:  Datangi Langsung Kawasan Sentra Illegal Drilling di Babat Toman Musi Banyuasin, Kapolda Sumsel : Komitmen Saya Barsama Pangdam, Regulasinya Tetap Kita Tindak 

Saat diangkat kondisi mobil mengalami rusak berat. Pada bagian depan, kaca spion hancur, kaca bagian depan, samping dan belakang pecah. Termasuk, pintu rusak dan body mobil penyok.

Salah seorang petugas kepolisian yang ditemui di lokasi mengungkapkan, bangkai mobil tersebut selanjutnya akan dibawa ke Polrestabes Palembang.

“Kalau waktu untuk evakuasi yang dibutuhkan hanya 40 menit, tetapi karena air sungai deras membutuhkan waktu cukup lama,” kata mantan RW setempat Musa Azhari di lokasi kejadian.

Baca Juga:  Patungan Untuk Pesta Shabu

Sebelumnya viral di media sosial satu unit mobil mini bus diceburkan warga ke dalam sungai di perbatasan kelurahan 9-13 Ilir tepatnya tak jauh dari Jerambah Gledek yang juga berbatasan dengan Kecamatan Ilir Timur I dan Ilir Timur II Palembang.

Sebuah mobil diamuk massa dan selanjutnya didorong masuk ke dalam sungai karena melaju dengan kecepatan tinggi hingga menabrak dua warga, Minggu (13/3) pagi .#osk

Komentar Anda
Loading...