Kesal  Tabrak Orang, Minibus Dilempar Warga ke Sungai

180

Viral di media sosial satu unit mobil mini bus diceburkan warga ke dalam sungai di wilayah Jembatan Gledek  Palembang. (BP/IST)

Palembang, BP- Viral di media sosial satu unit mobil mini bus diceburkan warga ke dalam sungai di perbatasan kelurahan 9-13 Ilir tepatnya tak jauh dari Jerambah Gledek yang juga berbatasan dengan Kecamatan Ilir Timur I dan Ilir Timur II Palembang.

Sebuah mobil diamuk massa dan selanjutnya didorong masuk ke dalam sungai karena melaju dengan kecepatan tinggi hingga menabrak dua warga, Minggu (13/3) pagi .

Informasi yang dihimpun, mobil tersebut melaju dengan kecepatan tinggi hingga menabrak warga di wilayah perbatasan Kelurahan 9-13 Ilir, tepatnya tak jauh dari Jerambah Gledek.

Baca Juga:  Turnamen Futsal Driver Online Diramaikan 70 Tim

Menurut warga sekitar lokasi kejadian, kedua orang yang ditabrak sudah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Menurut warga sekitar , Wasna (46)  akibat kejadian tersebut dua warga yang ditabrak dibawa ke rumah sakit guna mendapat pertolongan medis.

Menurutnya peristiwa itu terjadi ketika warga hendak memulai aktivitas sekira pukul 06.30.

Sebuah mobil berwarna putih yang belum diketahui jenis maupun nomor polisinya tiba-tiba datang dengan kecepatan tinggi dan ugal-ugalan.

Baca Juga:  Gelar Diseminasi HAM, Kemenkumham Sumsel Bahas 10 Hak Dasar Manusia dengan tema Pertanahan

Mobil tersebut kemudian menabrak dua warga yang berada persis di pinggir jalan hingga mengalami luka.

Sempat berusaha kabur, nyatanya laju mobil seketika terhenti lantaran ada tenda acara pernikahan yang berada persis di tengah jalan.

Belum kawasan ini berada di tepi anak sungai Musi sehingga langkah pelaku jadi terbatas.

Menurut keterangan warga ada tiga pria yang mengendarai mobil tersebut dan langsung berlari meninggalkan lokasi kejadian.

Baca Juga:  Tertipu Investasi Bodong, Mahasiswi Laporkan ke Polrestabes  Palembang

Sedangkan mobil yang mereka tumpangi ditinggalkan begitu saja.

“Mereka orang tiga dan bawa pedang semua, mereka kabur,” katanya.

Warga yang sudah terlanjur emosi lantas melampiaskan kekesalannya pada mobil yang sudah ditinggalkan oleh pelaku penabrakan.

Mobil itu dihancurkan dan selanjutnya diceburkan ke dalam sungai.

Hingga berita ini diturunkan, mobil tersebut masih berada di dalam sungai lantaran proses evakuasi masih terganjal tingginya debit air.#osk

 

 

 

 

 

Komentar Anda
Loading...