Awal Tahun 2022, Plh Bupati OKU Sidak

82
Plh Bupati OKU Edward Candra melakukan sidak di sejumlah OPD pada hari pertama masuk kerja tahun 2022 di lingkungan Pemkab OKU, Senin (3/1/2022).

Baturaja, BP – Plh Bupati OKU Edward Candra melakukan sidak di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pada hari pertama masuk kerja tahun 2022 di lingkungan Pemkab OKU, Senin (3/1/2022).

Hari pertama masuk kerja pada tahun 2022 ini, Plh Bupati OKU Edward Candra, didampingi Asisten III Setda OKU Romson Fitri, dan Kepala BKPSDM Mirdaili, melakukan sidak di sejumulah OPD yang berhubungan langsung dengan pelayanan publik. Selain untuk memastikan kehadiran ASN, juga untuk memotivasi kinerja ASN pada hari pertama masuk kerja tahun 2022 ini.

Baca Juga:  FH Protes Oknum Pol PP Copot Baliho Heri Amalindo

Sidak pertama dilakukan pada Dinas Perhubungan. Edward Candra langsung mengecek kehadiran ASN dan melihat kondisi kantor. Hasilnya, secara umum ASN hadir semua, sesuai ketentuan dari pemerintah tentang kehadiran ASN di hari pertama kerja pada tahun 2022 ini.

Sidak lalu dilanjutkan ke Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kantor Dinas Pendapatan Daerah, dan Kantor Dinas Lingkungan Hidup.

Menurut Edward Candra, secara umum pelayanan di seluruh OPD telah berjalan dengan baik di hari pertama ini. Perkantoran sudah siap bekerja kembali artinya pelayanan publik berjalan normal.

Baca Juga:  Tim Presedium Pemekaran Banyuasin Tengah Ajukan Pemekaran, Sambangi DPRD Sumsel

Edward Candra pada saat meninjau Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil untuk memastikan pelayanan masyarakat berjalan dengan baik. Pada kesempatan ini, Edward Candra bertanya kepada warga masyarakat seputar pelayanan yang dilakukan Pemerintah daerah di hari pertama kerja pada tahun 2022 ini.

Kepada petugas Disdukcapil, Edward Candra meminta agar dapat memberikan pelayanan yang baik bagi warga masyarakat untuk mengurus dokumen kependudukan yang dibutuhkan.

Baca Juga:  Judul: SIGUNTANG Resmi Diluncurkan, Pemprov Sumsel Perkuat Digitalisasi dan Kepatuhan Pajak Kendaraan Palembang – Gubernur Sumatera Selatan, Dr. H. Herman Deru, resmi meluncurkan Sistem Informasi Penagihan untuk Pajak Kendaraan Bermotor Terintegrasi (SIGUNTANG) dalam rangkaian kegiatan Capacity Building dan Coaching Clinic Pengisian Evaluasi Kinerja TP2DD se-Sumatera Selatan Tahun 2026 di Hotel Excelton, Selasa (7/4/2026) pagi. Dalam sambutannya, Herman Deru mengapresiasi hadirnya inovasi berbasis teknologi yang dinilai lebih humanis dalam sistem penagihan pajak kendaraan bermotor. Ia menjelaskan, metode penagihan pajak telah mengalami perkembangan signifikan, mulai dari razia pada era 1990-an, pemberitahuan melalui pos, hingga kini memanfaatkan sistem digital. Menurutnya, aplikasi SIGUNTANG tidak hanya berorientasi pada penghargaan, tetapi lebih pada peningkatan pendapatan daerah melalui kepatuhan wajib pajak. Ia juga menekankan pentingnya pendekatan yang tepat dalam membangun kesadaran masyarakat, termasuk melalui “tekanan psikologis” yang positif agar masyarakat lebih disiplin membayar pajak. Seiring dengan modernisasi sistem, Gubernur mengingatkan bahwa masyarakat akan menuntut pelayanan yang semakin baik. Oleh karena itu, ia meminta seluruh petugas meningkatkan kompetensi, memahami hak dan kewajiban, serta aktif mengikuti coaching clinic sebagai bagian dari penguatan kapasitas. Saat ini, jumlah kendaraan di Sumatera Selatan mencapai sekitar 4 juta unit, didominasi sepeda motor. Namun, tingkat kepatuhan pembayaran pajak masih berada di kisaran 40 persen. Untuk itu, keterlibatan pemerintah kabupaten/kota menjadi sangat penting, mengingat porsi penerimaan terbesar berada di daerah tersebut. Herman Deru juga menegaskan pentingnya validitas data sebagai dasar penerapan kebijakan reward dan punishment bagi wajib pajak. Ia menyebut sektor Pajak Kendaraan Bermotor sebagai salah satu andalan pendapatan daerah yang membutuhkan sinergi seluruh pihak. Sementara itu, Kepala Bapenda Sumatera Selatan, Achmad Rizwan, melaporkan bahwa Pemprov Sumsel telah meraih sejumlah penghargaan TP2DD, di antaranya Provinsi Terbaik II Wilayah Sumatera dan Rookie of The Year pada 2024, serta Provinsi Terbaik I Wilayah Sumatera pada 2025 yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia. Ia menjelaskan, kegiatan capacity building dan coaching clinic bertujuan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia serta kualitas pengelolaan dan pelaporan kinerja TP2DD di seluruh kabupaten/kota di Sumatera Selatan. Sebagai bagian dari percepatan digitalisasi daerah, Pemprov Sumsel melalui Bapenda menghadirkan SIGUNTANG sebagai instrumen utama dalam meningkatkan efektivitas penagihan pajak sekaligus memperkuat basis data kendaraan. Aplikasi ini berbasis web dan mobile, memungkinkan petugas melakukan pemindaian pelat nomor kendaraan di lapangan. Data kendaraan dapat langsung teridentifikasi untuk mengetahui status pajak. Jika ditemukan kendaraan yang menunggak atau mendekati jatuh tempo, petugas akan memberikan penandaan (hang tag) sebagai bentuk pemberitahuan kepada wajib pajak. Pada masa uji coba sejak 1 Januari hingga 17 Maret 2026, SIGUNTANG berhasil mendata 989 unit kendaraan dengan potensi Pajak Kendaraan Bermotor sebesar Rp673.487.723. Dari jumlah tersebut, sebanyak 430 unit kendaraan atau 43,47 persen telah melakukan pembayaran dengan realisasi penerimaan sebesar Rp183.820.930. Kegiatan ini turut dihadiri perwakilan Bank Indonesia Sumatera Selatan, Tim Pembina Samsat Provinsi Sumatera Selatan, kepala BPKAD dan Bapenda kabupaten/kota se-Sumatera Selatan, serta pimpinan cabang Bank Sumsel Babel. Dengan peluncuran SIGUNTANG, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan optimistis dapat meningkatkan kepatuhan wajib pajak, memperkuat basis data perpajakan kendaraan, serta mengoptimalkan pendapatan daerah dari sektor Pajak Kendaraan Bermotor.

Momen sidak ini dimanfaatkan Plh. Bupati OKU untuk memotivasi seluruh ASN agar menciptakan suasana kantor yang nyaman untuk bekerja, karena sangat berpengaruh bagi kinerja ASN.

Edward Candra mengatakan kalau suasana kantor bersih dan nyaman akan memberi energi positif. Secara umum suasana perkantoran, mulai dari tata ruang, kebersihan, sudah bagus. Memang masih ada yang kurang, nanti akan kami evaluasi kembali. #yan

Komentar Anda
Loading...