Peringati Perang  5H5M di Palembang,   Komunitas SCB dan Palembang Good Guide Gelar Ziarah

112
Dalam rangka memperingati  Peristiwa Perang 5 Hari 5 Malam (5H5M) di kota Palembang , Komunitas Sahabat Cagar Budaya (SCB) dan Palembang Good Guide menggelar kegiatan ziarah bertajuk “Meet The Heroes”, Jumat (31/12) malam di Taman Makam Pahlawan Kesatria Ksetra Siguntang, di Jalan Jenderal Sudirman, Palembang.(BP/IST)

Palembang, BP- Dalam rangka memperingati  Peristiwa Perang 5 Hari 5 Malam (5H5M) di kota Palembang pada tanggal 1 sampai 5 Januari 1947, Komunitas Sahabat Cagar Budaya (SCB) dan Palembang Good Guide menggelar kegiatan ziarah bertajuk “Meet The Heroes”, Jumat (31/12) malam di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kesatria Ksetra Siguntang, di Jalan Jenderal Sudirman, Palembang.

 

Hadir dua orang sejarawan dari Universitas Sriwjaya (Unsri)  Farida Wargadalem dan Syafruddin Yusuf.

 

Kegiatan diawali dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan di tengah TMP Kesatria Ksetra Siguntang.

Baca Juga:  Tercatat Dalam Sehari di Palembang, Mencapai 30 Orang Meninggal Akibat Covid-19

 

Selepas penghormatan dilanjutkan dengan doa bersama dan tabur bunga di makam dr. Ak Gani, Kapten A. Rivai dan Nurlaela (wanita PMI yang gugur dalam perang 5 hari 5 malam).

 

Kegiatan berlangsung dengan khidmat setelah kegiatan tabur bunga dilanjutkan dengan renungan sejarah yang disampaikan oleh sejarawan Sumsel  Farida R Wargadalem didampingi Syafruddin Yusuf.

Menurut Pic acara , Bung Zaim , kegiatan ini bertujuan untuk kita “menemui” pahlawan salah satunya dengan melaksanakan ziarah dan renungan suci di Taman Makam Pahlawan Kesatria Ksetra Siguntang, di Jalan Jenderal Sudirman, Palembang.

Baca Juga:  Saat Akan di Tangkap, Pelaku Kejahatan di Kertapati Terjun Ke Sungai

 

“Malam hari tidak menyurutkan semangat para peserta yang datang untuk mengikuti kegiatan ini,”katanya.

 

Sejarawan Sumsel Farida R Wargadalem mengapresiasi  kegiatan seperti ini di gelar  ditengah ramai petasan di nyalakan oleh masyarakat umum.

 

“Sebagai representasi,  kita yang justru  merenungkan jasa para pahlawan dalam perang 5 hari 5 malam di di Taman Makam Pahlawan Kesatria Ksetra Siguntang, “ katanya.

Baca Juga:  Gerindra Palembang Sebar Ribuan Nasi Bungkus ke Titik Banjir

 

Sedangkan sejarawan Sumsel Syafruddin Yusuf menilai kegiatan ini sangat perlu dilakukan  untuk menyadarkan kembali betapa generasi  sekarang tidak boleh melupakan perjuangan dari para pejuang .

 

“ Dilihat dari situ khan , mempertahankan kemerdekaan itu bukan hanya dilakukan  satu kelompok saja tapi semua etnis bukan cuma suku , “ katanya.#osk

 

 

 

 

 

Komentar Anda
Loading...