Berdamai, Polwan yang Dipukul Oknum TNI Tetap Lapor ke Denpom  

164
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi (BP/IST)

Palembang, BP- Kasus pemukulan seorang oknum Provos Kodam II Sriwijaya, Senin (20/12) sekira pukul 06.35  terhadap Briptu Ayu, sedang melintas di Depan Makodam II Sriwijaya terus berlanjut

Briptu Ayu ternyata sudah membuat laporan resmi ke Denpom II/Sriwijaya terkait dugaan pemulukan yang dialaminya.

“Sudah membuat laporan (anggota Polwan) sebagai korban.  Laporannya di Denpom II/Sriwijaya, bukan pidana umum. Jadi saat ini penanganannya masih diproses di Denpom II / Sriwijaya,” kata  Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi, kepada wartawan Rabu (22/12).

Baca Juga:  Peringatan HUT ke-73 TNI AU di Lanud SMH Berlangsung Khidmat

Menurut Supriadi, secara pribadi keduanya sudah berdamai melalui mediasi. Namun, Briptu Ayu tetap menempuh jalur hukum dan membuat laporan.

“Meminta kasus yang dialami diproses sesuai dengan  hukum. Peristiwa yang dialami Briptu Ayu ini berawal saat hendak pergi ke kantor lalu di depan Makodam II/Sriwijaya, terjadi selisih paham dengan oknum anggota Provost sehingga terjadilah pemukulan,” katanya.

Baca Juga:  Polsek Gandus Terus Usut Kasus Pelemparan Kotoran Manusia di Masjid Jami

Menurutnya Briptu Ayu sebagai pelapor sudah dimintai keterangan oleh pihak Denpom II/Sriwijaya. “Saat pemeriksaan, Briptu Ayu didampingi anggota Polda Sumsel,” katanya.

Sebelumnya, rekaman video berisi informasi telah terjadi dugaan pemukulan terhadap seorang Polwan yang bertugas di Command Center Ro Ops Polda Sumsel, viral di media sosial (medsos).

Dalam video berdurasi 2.25 menit yang beredar itu, disebutkan pelaku pemukulan adalah diduga seorang oknum Provos Kodam II/Sriwijaya.#osk

Baca Juga:  Peradi Palembang Dampingi KPU Sumsel Dalam Sengketa Pilkada

 

 

 

Komentar Anda
Loading...