Tersandung Narkoba Kades Terpilih Desa Gerinam Dilantik Di Polda Sumsel

313
Kepala Desa (Kades) terpilih, Desa Gerinam, Kecamatan Rambang Niru, Kabupaten Muara Enim, Indra Yosef resmi dilantik oleh Plh Bupati Muara Enim, H Nasrun Umar, Rabu (22/12) secara virtual di salah satu ruangan Direktorat Tahti Polda Sumsel.(BP/IST)

Palembang, BP- Kepala Desa (Kades) terpilih, Desa Gerinam, Kecamatan Rambang Niru, Kabupaten Muara Enim, Indra Yosef resmi dilantik oleh Plh Bupati Muara Enim, H Nasrun Umar, Rabu (22/12) secara virtual di salah satu ruangan Direktorat Tahti Polda Sumsel.

Kades Indra Yosef tersandung kasus kepemilikan Narkoba yang ditangkap oleh Ditres Narkoba Polda Sumsel pada September 2021 lalu.

Terdapat tiga tempat dalam pelantikan para Kades terpilih masa periode 2021-2027 di Kabupaten Muaraenim yakni di Gelumbang sebanyak 44 Kades terpilih dan 61 di Muara Enim dan 1  di ruang tahanan Polda Sumsel dimana satu Kades terpilih dari Desa Gerinam  orang karena terkait adanya dugaan kasus narkoba yakni bernama Indra Yosep.

Baca Juga:  Ikal Lemhannas Komprop Sumsel dan  PWI Sumsel Anjangsana Ke Panti Asuhan  

“Kades Indra menjalani tahanan tahap II Kejaksaan Tinggi Sumsel dan saat ini tinggal menunggu sidang,” kata Direktur Direktorat Tahti Polda Sumsel, AKBP Imam Anshori, Rabu (22/12).

AKBP Ansori menegaskan, pelaksanaan pelantikan ini bisa berjalan setelah didapatkan penetapan pengadilan yang memberikan izin dilaksanakan pelantikan.

“Pelaksanaannya dilakukan Hakim Pengadilan Negeri Palembang, kita memfasilitasi saja. Status tahanan tinggal sidang dan statusnya titipan jaksa,” kata Ansori.

Pelantikan ini juga tambah AKBP Ansori, didampingi oleh Camat Rambang Niru, petugas sumpah dari Kementerian Agama.

Camat yang menyematkan tanda jabatan langsung. Disaksikan oleh istri, orang tua dan kerabat termasuk warga desa yang mendukung,” katanya.

Baca Juga:  Polres Banyuasin Ungkap Kasus Penembakan Di Jalan Lintas Palembang Betung

Indra Yosef sendiri menggantikan bapaknya yang belum setahun menjabat sebagai Kades Gerinam. Sebagai incumbent, Indra lalu ikut bertarung lagi di 64 Pilkades Serentak pada 14 Oktober 2021 dan menang meskipun tidak ikut mencoblos dan menghadiri Pilkades.

“Bapaknya belum sampai setahun meninggal dunia, lalu pergantian antar waktu (PAW), kemudian mencalonkan lagi sebagai Kades dan menang pada Pilkades Oktober 2021 lalu. Perasaannya senang meskipun di dalam tahanan dan dilantik oleh Plh Bupati,”  katanya.

Sedangkan Kadin PMD Muaraenim  Rusdi Hairulah membenarkan pelantikan tersebut.

Baca Juga:  Ketua DPW PKB Sumsel Sarankan Saat Pandemi Covid-19 , Lebih Baik Pilkada 2020 Ditunda Dahulu

“Ya, benar ada satu orang kades terpilih ikut dilantik secara virtual di ruang tahanan Polda Sumsel karena tersandung masalah yaitu dari Desa Gerinam,”katanya.

Dikatakan Rusdi, pelantikan Kades terpilih Desa Gerinam di ruang tahanan Polda Sumsel sudah sesuai aturan dan perundang-undangan dan dilakukan karena belum ada kekuatan hukum tetap atau inkrah.

“Ya, sesuai aturan Kades terpilih Desa Gerinam tetap dilantik meski dia kini tersandung masalah namun kita tegaskan bahwa Kades terpilih tersebut belum ada kekuatan hukum tetap sembari kita menunggu keputusan Pengadilan,” katanya.#osk

 

Komentar Anda
Loading...