Banjir Masih Jadi Masalah di Palembang, Ini Tanggapan Anggota DPRD Sumsel

90
Anggota DPRD Sumatera Selatan (Sumsel)  Daerah Pemilihan (Dapil) Sumsel  II, kota Palembang, H Budiarto Marsul (BP/DUDY OSKANDAR)

Palembang, BP- Anggota Komisi I DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Budiarto Marsul mengatakan, permasalahan banjir ternyata masih menjadi permasalahan yang di keluhkan warga kota Palembang.

“ Mengatasi banjir ini harus dilakukan bersama-sama  antara Pemerintah Kota, Pemerintah Provinsi , termasuk  tokoh-tokoh masyarakat dan perwakilan Pemerintah Pusat yang ada disini, duduk bersama betul , mengajak masyarakat yang ada dilokasi yang tahu lokasinya , cara penyelesaian permasalahannya , tapi secara tehnis memang  orang-orang PU yang harus maksimal,” kata politisi Partai Gerindra ini, Minggu (12/12).

Baca Juga:  Masyarakat  Antusias Ikuti Potong Rambut Gratis Heri Amalindo

Mantan Wakil Walikota Pagaralam mengakui penyelesaian banjir di kota Palembang tidak bisa diselesaikan dalam satu sampai dua tahun kedepan karena Palembang tempatnya banjir karena berada di dataran yang rendah.

“ Karena itu dibutuhkan anggaran yang besar, kerja yang serius tapi saya lihat Walikota Harnojoyo , Gubernur kita terus berusaha memprioritaskan karena ini khan garda terdepan Sumatera Selatan ada di Palembang, oleh karena itu wajar  mereka ingin mempercantik untuk menjadikan Palembang ini kota yang bersih, banjirnya bisa terkendali,”katanya.

Baca Juga:  Sukses Pertahankan Disertasi, Isabella Raih Gelar Doktor di Fisip Unsri

Mengenai tidak maksimalnya penanganan banjir di Palembang, Budiarto melihat dalam dua tahun ini  memang anggaran terbatas  dimana sebagian besar anggaran di curahkan untuk penanganan Covid-19.

“ Sehingga ini harus kita pahami, mungkin masyarakat tidak terlalu paham, makanya reses ini untuk memberitahukan hal itu kepada masyarakat , tapi kita tetap memberikan pemahaman , bahwa pemerintah kota  dan provinsi itu serius betul untuk mengatasi banjir ini ,” kata anggota DPRD Sumsel Daerah Pemilihan (Dapil) Sumsel  II  kota Palembang.

Baca Juga:  Pembunuhan di Rian Cafe, Paridi Bunuh Aan dengan Obeng

Apalagi dia melihat tenaga-tenaga yang paham soal banjir di Palembang sudah ada seperti yang berada di PU baik kota, provinsi dan pusat.

“ Tinggal anggaran masih terbatas , itu jadi persoalannya, “ katanya.#osk

Komentar Anda
Loading...