APBD Sumsel 2022 Turun

79
RA Anita Noeringhati (BPDudy Oskandar)

Palembang, BP—APBD Sumatera Selatan (Sumsel) tahun  2022 sebesar Rp.10.128.771.031.458 menurun jika dibandingkan APBD Sumsel tahun 2021 Rp10.648.152.635.823.

Ketua DPRD Sumsel, RA Anita Noeringhati menjelaskan penuruan APBD Sumsel Tahun Anggaran 2022 salah satunya di pengaruhi struktur dana BOS yang tidak lagi di alokasikan dalam rancangan APBD provinsi, melainkan langsung melalui APBD kabupaten kota.

Baca Juga:  Ketua MPR Dorong Keberadaan Basarnas di Semua Kota/Kabupaten

“Pengalokasian dana BOS tidak lagi masuk dalam struktur APBD Provinsi, namun untuk dana BOS SMP dan SD langsung masuk dalam APBD kabupaten kota. Sehingga mempengaruhi struktur APBD secara keseluruhan” katanya ketika ditemui di ruang kerjanya, Senin (29/11).

Meski begitu, Anita menilai segi pendapatan, APBD Sumsel mengalami peningkatan walaupun tidak mengalami defisit secara berlebihan.

Baca Juga:  BSB Mobile, Agen LUR, dan Uang Elektronik  Bank Sumsel Babel Membangun Ekosistem Perbankan Digital yang Inklusif

Sedangkan Belanja operasional dan belanja modal diharapkan lebih sedikit dari tahun lalu yang harus disesuaikan dengan APBD yang ada.

“Kita bersyukur APBD provinsi ini tidak terlalu defisit dibandingkan provinsi dan kabupaten lain yang mengalami penurunan yang signifikan,”katanya.#osk

Adapun rincian APBD Sumsel Tahun Anggaran 2020, sebagai berikut:
Pendapatan Rp. 9.902.571.031.458,-
Belanja Rp 9.776.47. 031.458
Surplus Rp. 136.100.000.00,-

Baca Juga:  Tunda PTM, Komisi V DPRD Sumsel Minta Pemerintah Lebih  Gencar Sosialisasikan Vaksin Covid-19

Pembiayaan
Penerimaan Pembiayaan Rp. 226.200.000.000,-
Pengeluaran Pembiayaan Rp. 362.300.000.000,-

Komentar Anda
Loading...