Biografi KH Mal An Abdullah Dilaunching dan Direview

Palembang, BP—Lembaga Kajian Naskah Melayu (LKNM) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Melaunching dan Review Buku Biografi KH Mal An Abdullah, Peran dan Kiprahnya dalam Masyarakat di Ball Room, Lantai I Hotel Bestskip , Palembang, Selasa (2/11).
Hadir dalam acara tersebut diantaranya Wakil Rektor I UIN Raden Fatah Palembang, Dr Muhammad Adil MA, Direktur Pasca Sarjana UIN Raden Fatah Palembang sekaligus Ketua Dewan Pembina, Lembaga Kajian Naskah Melayu (LKNM) Provinsi Sumsel , Prof Dr H Duski Ibrahim M Ag, Ketua Pengadilan Tinggi Agama Provinsi Sumsel RM Zaini dan KH Mal An Abdullah , Dekan Fakultas Adab dan Humaniora UIN Raden Fatah Palembang Dr. Endang Rochmiatun, M.Hum,
Direktur Pasca Sarjana UIN Raden Fatah Palembang sekaligus Ketua Dewan Pembina, Lembaga Kajian Naskah Melayu (LKNM) Provinsi Sumsel , Prof Dr H Duski Ibrahim M Ag menilai KH Mal An Abdullah layak untuk dibuatkan biografi karena kiprahnya di Lembaga Kajian Naskah Melayu (LKNM) dan kiprahnya yang lain baik di birokrasi dan akademisi sampai menjabat Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sumsel.
“Bagi saya ini sangat dapat dipertanggungjawbabkan dalam hal ini,” katanya.
Pihaknya mengucapkan terima kasih kepada KH Mal An Abdullah yang bersedua di wawancarai untuk biografi ini dan semua pihak yang membantu dalam penyusunan biografi ini.
Wakil Rektor I UIN Raden Fatah Palembang, Dr Muhammad Adil MA yang membuka acara mengapresiasi Launching dan Review Buku Biografi KH Mal An Abdullah ini.
“Kalau hari ini kita masih melengkapi tulisan yang sudah di suguhkan kepada kita semua dalam bentuk launching dan review buku , artinya ada masukan-masukan sebelum difinalisasi , setelah di finalisasi mudah-mudahan saatnya kita akan launching juga bersama-sama dengan bedah buku,” katanya.
Sedangkan KH Mal An Abdullah mengaku tidak bisa memberikan komentar atas biografinya tersebut.
“Ini yang menyusun bukan saya , bagi saya ini sebuah suprise , kejutan karena tidak pernah membayangkan perjalanan hidup saya akan di tulis dalam biografi, saya tentu harus bersyukur, berterima kasih karena ini inisiatip kawan-kawan yang kebetulan pernah menjadi murid saya , mereka jauh lebih hebat dari saya,” katanya.
Mal An Abdullah mengaku tidak punya pikiran akan membuat buku biografi.
“Jadi betul-betul suprise, karena itu saya belum baca, untung ada kesempatan review,” katanya.#osk