Elpiji 3 Kg Langka di Sumsel, Komisi IV DPRD Sumsel Prihatin

Kelangkaan elpiji 3 kg menjadikan harga elpiji 3 Kg kini meroket, hal ini menjadi keprihatinan Komisi IV DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) terutama di Kabupaten Muara Enim,
“ Yang kita tahu saya sempat beberapa kali mengikuti perkembangan di kabupaten Muara Enim, itu sudah ditangani langsung oleh PLT Bupati Muaraenim HNU, namun saya tidak tahu kalau di kabupaten lain, tapi kalau ada beberapa kabupaten yang mengalami ini artinya sudah massive,” kata Ketua Komisi IV DPRD Sumsel MF Ridho ketika ditemui di DPRD Sumsel, Selasa (21/9).
Hal ini menurut politisi Partai Demokrat harus diatasi, jangan sampai masyarakat khususnya di Sumsel yang masih banyak menggunakan tabung gas 5 Kg mengalami kesulitan karena mahalnya harga.
“ Tentunya ini kami koordinasikan berkat informasi dari teman-teman media , kami juga mohon kiranya tambahan informasi terkait kelangkaan ini kabupaten mana saja, sehingga ini bisa menjadi tupoksi DPRD Provinsi untuk berkoodinasi, untuk menyelesaikan kelangkaan dan permasalahan harga dari gas melon tersebut,” katanya.
Pihaknya akan usahakan menjadwalkan pemanggilan pihak terkait mengenai kelangkaan gas ini jika memang kelangkaan tersebut terjadi di beberapa kabupaten .
“ Yang saya ikuti hanya kabupaten Muara Enim dan PLT Bupati Muara Enim sudah turun langsung , tapi kalau adad kabupaten-kabupaten lain kita tindaklanjuti dengan pihak yang berwenang membidangi produksi dan distribusi gas LPG ini,” katanya.
Pihaknya belum mengetahui apakah kemahalan harga gas LPG apakah dari Pertamina atau sudah lepas dari Pertamina.#osk