Elpiji 3 Kg Langka di Sumsel, Komisi IV DPRD Sumsel Prihatin

71
MF Ridho (BP/DYDT OSKANDAR)

Kelangkaan   elpiji 3 kg menjadikan harga elpiji 3 Kg kini meroket, hal ini menjadi keprihatinan Komisi IV DPRD Sumatera Selatan (Sumsel)  terutama di Kabupaten Muara Enim,

       “ Yang kita tahu saya sempat beberapa kali  mengikuti perkembangan di kabupaten Muara Enim, itu sudah ditangani langsung oleh PLT Bupati Muaraenim  HNU, namun saya tidak tahu kalau di kabupaten lain, tapi kalau ada beberapa kabupaten  yang mengalami ini artinya sudah massive,” kata Ketua Komisi IV DPRD Sumsel MF Ridho ketika ditemui di DPRD Sumsel, Selasa (21/9).

Baca Juga:  Mgs Syaiful Padli: Sudah Saatnya Generasi Muda Jaga; Kembangkan Kearifan Lokal Palembang Darussalam

       Hal ini menurut politisi Partai Demokrat harus diatasi, jangan sampai masyarakat khususnya di Sumsel yang masih banyak  menggunakan tabung gas 5 Kg mengalami kesulitan karena mahalnya harga.

“ Tentunya ini kami koordinasikan berkat informasi dari teman-teman media , kami juga mohon  kiranya  tambahan informasi terkait kelangkaan ini  kabupaten mana saja, sehingga ini bisa menjadi  tupoksi DPRD Provinsi  untuk berkoodinasi, untuk menyelesaikan kelangkaan  dan permasalahan harga dari gas melon tersebut,” katanya.

Baca Juga:  Serius Maju di Pilgub Sumsel, Heri Amalindo dan Popo Ali  Temui Sesepuh Partai Golkar

Pihaknya akan usahakan menjadwalkan pemanggilan pihak terkait mengenai kelangkaan gas ini jika memang kelangkaan tersebut terjadi di beberapa kabupaten .

 

“ Yang saya ikuti hanya kabupaten Muara Enim dan PLT Bupati Muara Enim sudah turun langsung , tapi kalau adad kabupaten-kabupaten lain  kita tindaklanjuti dengan pihak yang berwenang membidangi produksi dan distribusi gas LPG ini,” katanya.

Baca Juga:  Ketua DPRD Sumsel Minta HIPAKAD Jadi Pionir Kampanyekan Disiplin Prokes

      

Pihaknya belum mengetahui apakah kemahalan  harga gas LPG  apakah dari Pertamina  atau sudah lepas dari Pertamina.#osk

      

Komentar Anda
Loading...