Betulkah Kota Palembang Tidak Punya Semboyan

581
BP/DUDY OSKANDAR
Syafruddin Yusuf

Oleh : Syafruddin Yusuf (1)

Harian BeritaPagi edisi Senin 6 September 2021, menyebutkan bahwa Palembang tak punya Semboyan seperti kota lain yang ada di Sumatera Selatan, sementara saya berpendapat Palembang sudah memiliki semboyan yang tertuang dalam motto di lambang kota Palembang.

Saya mencoba menelusuri arti dari kata motto. Dalam kamus Bahasa Indonesia disebutkan bahwa Motto adalah kalimat frase atau kata yang digunakan sebagai semboyan, pedoman atau prinsip.

Bila kita mengacu pada masa  perjuangan kemerdekaan,maka muncullah motto atau semboyan perjuangan saat itu yaitu  “Merdeka atau mati”,Tiga kata ini mempunyai makna yang mendalam bahwa ada sesuatu yang ingin dicapai yaitu mempertahankan kemerdekaan. Dalam mempertahankan kemerdekaan itu segala konsekwensi (termasuk mati)  akan dihadapi.

Baca Juga:  Raperda Penanganan Covid-19 di Sumsel Segera  Disahkan

Apabila dikaitkan dengan motto kota Palembang, maka motto itu bermakna sesuatu yang akan dicapai oleh pemerintahkota  (Palembang).

Motto kota Palembang terdapat pada Lambang kota Palembang. Lambang kota ini diresmikan pemakaiannya olehWalikota Palembang H.M Ali Amin pada 11 September 1956.

Hal itu tercantum dalam Peraturan Daerah No. 36/DPRK/1956. Mengamati lambing kota Palembang tersebut, sebetulnya sejak tahun 1956 sudah ada motto kota Palembang, yaitu Pelembang Jaya.

Motto ini mengandung makna disegala zaman Palembang Jaya.  Tampaknya Panitia yang menyusun Lambang kota ini mempunyai cita-cita yang mulia untuk mewujudkan Palembang sebagai kota yang maju dalam segala hal.

Baca Juga:  Dalang Pembegalan Mobil Pajero Sport Ngaku Polisi di Palembang Ditangkap Polisi

Apabila kita melihat perkembangan kota Palembang baik sebelum maupun setelah kemerdekaan, maka fakta menunjukkan bahwa kota Palembang sejak dulu menjadi pusat pemerintahan, pusat kegiatan ekonomi, pusat kegiatan politik dan pusat kegiatan pendidikan dan budaya di kawasan Sumatera Selatan.

Kota Palembang pun menampung beragam suku bukan hanya dari Sumatera Selatan tetapi juga dari masyarakat Indonesia maupun etnis lainnya.

Dengan kata lain kebhinekaan sudah ada di kota Palembang sejak masa lalu.

Lambang kota dan didalamnya terdapat motto kota Palembang mencerminkan adanya suatu visi yang jelas yaitu menjadikan Palembang sebagai kota besar yang selalu Berjaya dengan kebhinekaannya.

Konsekwensi dari kondisi kota yang demikian, maka pemerintah kota Palembang harus dapat mengayomi dan mengerahkan semua potensi yang ada yang dimiliki oleh suku dan etnis yang ada di Palembang  untuk mencapai kejayaan Palembang.

Baca Juga:  Reses DPRD Sumsel ,  Warga Soal  Fasilitas Pendidikan dan Nasib Guru Honorer

Sebagai warga kota Palembang tentu kita diberikan hak untuk mengembangkan dan melestarikan budaya yang ada agar tidak hilang dilindas perkembangan zaman. Oleh karena itu rasanya  Motto “Palembang Jaya” (semestinya Pelembang Jaya) sudah pas /sesuai dengan tujuan yang akan dicapai yaitu disegala zaman Pelembang Jaya.

 

Semoga bermanfaat.

 

  • Syafruddin Yusuf Ph.D,  adalah Dosen Program Studi Pendidikan Sejarah FKIP Unsri,  Alumni Univ.Pendidikan Sultan Idris (UPSI), Tanjung Malim – Perak, Malaysia.
Komentar Anda
Loading...