Geram Maraknya Kasus Suap, Presiden Jokowi: Jika Ada Laporkan Kepada Saya
Palembang, BP – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan ultimatum kepada para pejabat.
Jokowi geram terhadap kasus suap yang marak terjadi.
Terlebih suap tersebut dilakukan oleh pejabat pemerintah demi menerbitkan izin usaha.
Oleh karenanya, Presiden Jokowi tidak ingin mendengar pengusaha mengalami kesulitan dalam masalah izin usaha.
Hal itu disampaikan Presiden Jokowi saat Peresmian Peluncuran Sistem Online Single Submission (OSS) Berbasis Risiko di Kantor Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Jakarta pada Senin (09/08).
“Saya tidak mau lagi mendengar kesulitan yang dihadapi pengusaha, saya tidak mau mendengar ada lagi suap. Semua harus dilakukan secara terbuka,” katanya.
Jokowi menekankan jika ada pejabat pemerintah yang tidak bersih, segera laporkan kepada dirinya.
“Jika ada aparat pemerintah yang tidak bersih, laporkan kepada saya,” tegasnya.
Selain itu, Presiden Jokowi juga mengatakan Sistem Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik atau Online Single Submission (OSS) tidak akan mengebiri kewenangan daerah, melainkan untuk memberikan standar layanan dalam memberikan izin baik di pusat maupun daerah.
OSS adalah amanat dari Peraturan Presiden No.91 Tahun 2017 tentang Percepatan Pelaksanaan Berusaha.
Pelaksanaannya diatur PP No.5 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko yang merupakan aturan turunan dari Undang-Undang No.11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (UU Cipta Kerja).
“Agar tanggung jawabnya semakin jelas dan layanannya juga semakin sinergis,” pungkasnya. #ric