Potensial Maju, Airlangga Hartarto Miliki 3 Syarat untuk Jadi Capres 2024
Palembang, BP – Ketua Satkar Ulama Kabupaten Karawang, KH. Sya’roni Ma’shum, mengatakan, ada tiga syarat bagi seseorang untuk bisa maju menjadi Capres yakni Pertama, punya kemampuan. Kedua, punya kemauan. Ketiga, punya kesempatan.
Dosen di Universitas Singa Perbangsa (Unsika) Karawang, Jawa Barat ini menuturkan jika tiga syarat tersebut harus dimiliki oleh seseorang yang maju menjadi Capres.
“Tiga syarat itu harus dimiliki oleh calon. Memenuhi dua syarat saja, tidak mungkin bisa maju,” katanya, dikutip dari Pikiran Rakyat, Minggu (01/08).
KH. Sya’roni mengatakan punya kemauan tapi tak punya kemampuan, sama saja sudah kalah sebelum bertanding.
Punya kemampuan tapi tak punya kemauan, hanya akan sia-sia saja. Punya kemampuan dan punya kemauan, tapi tak punya kesempatan, hanya akan jadi angan-angan saja.
“Pak Airlangga itu punya kemampuan dan punya kesempatan. Tinggal beliau mau diusung jadi Capres atau tidak. Kalau mau, berarti syaratnya sudah lengkap,” katanya.
Sya’roni yang juga menjabat Ketua Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Karawang ini mengungkapkan sebagai Ketua Umum Partai Golkar dan juga Menteri koordinator bidang Perekonomian, kemampuan Airlangga Hartarto untuk memimpin Indonesia tak perlu diragukan lagi.
“Banyak orang yang mau dan ingin sekali jadi Capres, tapi sebenarnya dia tak punya kemampuan. Negara ini terlalu sayang dan beresiko bila dipimpin oleh orang seperti ini,” tuturnya.
Sya’roni Ma’shum menambahkan jika tokoh yang punya kemampuan dan juga punya kemauan, tapi belum tentu punya kesempatan. Contohnya adalah para tokoh yang menurut lembaga survei memiliki popularitas dan elektabilitas tinggi, tapi bukan pengurus inti atau ketua umum partai politik.
“Indonesia menggunakan sistem presidential threshold. Seseorang bisa maju Pilpres, bila diusung oleh partai politik atau koalisi partai yang memiliki 20 persen dari jumlah kursi DPR,” katanya.
20 persen dari jumlah kursi DPR itu berarti sekitar 115 kursi. Periode ini, Partai Golkar memiliki 85 kursi di DPR atau terbesar kedua setelah PDIP. Itu artinya, Golkar cukup berkoalisi dengan satu partai untuk dapat mengusung pasangan Capres-Cawapres pada Pilpres 2024 mendatang.
“Kans Airlangga untuk jadi Capres sangat besar. Tinggal bagaimana memaksimalkan waktu yang masih ada sekitar tiga tahun menuju Pilpres 2024 ini, untuk menaikkan elektabilitas Pak Airlangga,” katanya.
Dewan Penasihat DPD Partai Golkar Kabupaten Karawang ini juga menuturkan bahwa Partai Golkar adalah partai besar yang punya banyak pengalaman, baik di legislatif dan eksekutif.
Sekerang tinggal memaksimalkan potensi yang dimiliki untuk memenangkan Pemilu dan sekaligus Airlangga Hartarto sebagai Presiden RI.
“Beliau ini memiliki kemampuan manajerial dan leadership yang sangat mumpuni. Seorang teknokrat yang cinta tanah air, konsisten dan komitmen terhadap tugas, agamis dan rendah hati. Sangat pantas untuk memimpin Indonesia di masa mendatang,” pungkasnya. #ric