PPKM Darurat Jawa-Bali Diperpanjang Hingga Akhir Juli

37

Palembang, BP – Kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat di Jawa-Bali akan diperpanjang hingga akhir Juli mendatang.

Perpanjangan masa PPKM Darurat itu diungkapkan oleh Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Muhadjir Effendy.

“Tadi rapat kabinet terbatas yang saya ikuti waktu saya di Sukoharjo sudah diputuskan bapak Presiden (PPKM Darurat) dilanjutkan sampai akhir Juli. Sampai akhir Juli PPKM,” kata Muhadjir saat meninjau Hotel University Club UGM yang dijadikan shelter pasien Corona, Sleman, Jumat (16/07).

Baca Juga:  Vaksinasi Covid-19 Untuk Pelajar di Palembang Belum Maksimal

Muhadjir mengatakan dengan adanya perpanjangan PPKM Darurat ini, Jokowi menyampaikan ada beberapa risiko.

Presiden Jokowi menyampaikan beberapa hal penting di antaranya yang dia sebut yakni terkait bantuan sosial atau bansos.

“Perpanjangan ini memang banyak risiko. Termasuk bagaimana supaya seimbang, bersama-sama antara tadi itu meningkatkan disiplin warga untuk mematuhi protokol kesehatan dan standar PPKM dan bantuan sosial,” katanya.

Baca Juga:  Respons Cepat Pengaduan Sertifikat Vaksinasi Lewat Whatsapp 0811-1050-0567

Khusus untuk bansos, Muhadjir sendiri menyebut pemerintah tidak bisa memikulnya sendiri. Dia meminta semua pihak saling gotong royong.

Salah satunya, Muhadjir meminta agar pihak universitas juga juga dapat membantu bergotong royong untuk memberikan bansos di masa PPKM Darurat.

“Karena itu bansos itu tidak mungkin ditanggung negara sendiri oleh pemerintah. Gotong royong masyarakat,” katanya.

Baca Juga:  Angka Kejadian Covid-19 Terus Berkurang, DKI Terbanyak Dengan 'Hanya' 97 Kasus

“Termasuk civitas akademika UGM di bawah Pak Rektor saya mohon gerakan untuk membantu mereka-mereka yang kurang beruntung akibat PPKM ini,” ujarnya. #ric

Komentar Anda
Loading...