SMB IV Ajak Pemerintah dan Masyarakat Selamatkan Manuskrip Kuno di Palembang dan Sumsel
“Kita sedih kenapa, karena orang yang menulis ini minta ini dibaca, makanya saya membuka diri apabila ada yang melakukan digitalisasi manuskrip kuno kami, kami dipersilahkan, kami tidak pernah menahan, silahkan , karena semoga menjadi amal jariah buat yang menulisnya,” kata pria yang juga seorang notaris dan PPAT ini.
Selain itu SMB IV menegaskan kalau Kesultanan Palembang Darussalam mengharapkan Perpustakaan Nasional dan Perpustakaan Daerah Sumsel dan masyarakat ikut juga melakukan pendataan digitalisasi terhadap naskah-naskah yang dimiliki Kesultanan Palembang Darusalam dengan tangan terbuka.
Sedangkan Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI, Beni Kurniadi memberikan pujian untuk Pemprov Sumatera Selatan (Sumsel) atas komitmennya dalam meningkatkan budaya baca masyarakat melalui pemenuhan sarana dan prasarana literasi, mengingat dari 34 provinsi di Indonesia, hanya Provinsi Sumsel yang dinilai serius dibuktikan dengan dipisahnya antara Dinas Perpustakaan Daerah dan Dinas Kearsipan Daerah.
“Ini upaya serius yang lakukan Pemprov Sumsel dalam hal urusan literasi. Belum ada di Provinsi lain di Indonesia yang seperti ini,” katanya.