SMB IV Ajak Pemerintah dan Masyarakat Selamatkan Manuskrip Kuno di Palembang dan Sumsel
“Peningkatan literasi membutuhkan keseriusan dalam pencapaian dan pengembangan literasi sebagai kunci terbangunnya SDM berkualitas. Maka dibutuhkan penguatan peningkatakan indeks literasi melalui kebijakan-kebijakan ke arah penguatan Sumber Daya kelembagaan dan perpustaakan,” katanya.
Pemprov Sumsel telah melakukan b erbagai upaya telah dilakukan peluasan terhadap layanan literasi di daerah perbatasan dan pelayanan ruang publik. Dispustaka Sumsel juga menyediakan pojok-pojok baca di stasiun, kantor pemerintah, dan perpustakaan keliling ke rumah-rumah panti asuhan, dan kerjasama penyediaan mobil perpustakaan keliling. Dan melaksanakan berbagai kegiatan literasi perpustakaan di Sumsel. Upaya-upaya ini membutuhkan dukungan semua pihak.
Ketua DPRD Sumsel Hj RA Anita Noeringhati mendukung dan mengapresiasi setiap upaya peningkatan tradisi literasi masyarakat Palembang , DPRD Sumsel menurutnya akan mendukung dalam bentuk mensuport anggaran di DPRD Sumsel.
Duta Literasi Sumsel, Hj Percha Leanpuri, B. Bus, M.B.A mengatakan, gerakan literasi tidak bisa dilakukan sekali atau dua kali tap i harus berkelanjutan dan kemauan dari setiap instansi sendiri untuk menggerakkan ini agar lebih serius.
“ Gerakan ini kita sesuaikan dengan potensi dan juga trend yang ada di masyarakat sekarang khususnya generasi muda,” katanya.
Kegiatan ini diikuti oleh 200 orang secara langsung, dan secara virtual 5000 orang. Penandatangan MoU dalam kegiatan ini diikuti oleh perwakilan 28 PTN dan PTS di Sumsel.
Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan ini, Sultan Palembang , Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) IV Jaya Wikrama R.M.Fauwaz Diradja,S.H.M.Kn , Ketua DPRD Sumsel, Hj. R.A. Anita Noeringhati, , Duta Literasi Sumsel, Hj Percha Leanpuri, B. Bus, M.B.A., dan rektor Unsri, Prof Dr Ir H Anis Saggaf, MSCEZ. Turut hadir Ketua TP PKK Sumsel, Hj Feby Lustia Herman Deru, dan Kadis Perpustakaan se-Sumsel.#osk