Sejumlah Ormas di Palembang Kecam Pemboman Gereja Katedral Makasar

45
BP/IST
Komandan Siaga Bhayangkara Provinsi Sumsel  M Zulfikar  didampingi  Ade Irwan selaku Wakil Ketua PD KBPP Polri Sumsel dan Kuswariansyah.ST,  Ketua Resor KBPP Polri kota Palembang sangat menyayangkan kejadian bom bunuh diri di gereja Katedral Kota Makassar yang dilakukan teroris.

Palembang, BP

Pasca bom bunuh diri di Gereja Katedral Kota Makassar, Minggu (28/3) pagi. Sejumlah Organisasi Massa (Ormas) di  Sumatera Selatan (Sumsel) dan Palembang mengutuk  keras aksi tersebut.

Komandan Siaga Bhayangkara Provinsi Sumsel  M Zulfikar  didampingi  Ade Irwan selaku Wakil Ketua PD KBPP Polri Sumsel dan Kuswariansyah.ST,  Ketua Resor KBPP Polri kota Palembang sangat menyayangkan kejadian bom bunuh diri di gereja Katedral Kota Makassar yang dilakukan teroris.

Baca Juga:  APBD Sumsel 2019 Ikut Menanggung Anggaran Penanggulangan Banjir di Kota Palembang

“Pertama, sikap kami BKPB PP Sumsel mengutuk keras tindakan dari teroris pengecut yang telah melakukan tindakan sangat biadab dan tidak berprikemanusiaan,” kata Zulfikar, Senin (29/3).

Menurutnya, tindakan teroris itu untuk memecah belah toleransi umat beragama di Indonesia.

Masih katanya, pihaknya meminta dengan kerendahan hati kepada semua kepada semua pemuka tokoh agama agar bisa menahan diri.

Baca Juga:  Suara Ledakan di Mal Margo City Ternyata Lift Barang Jatuh

“Apapun agamanya, kita mengimbau kepada umatnya agar menciptakan suasana yang kondusif dan tidak takut dan merasa khawatir dengan tindakan biadab teroris pengecut ini,” katanya.

Lanjutnya lagi, bahwa siapapun yang melakukan tindakan biadab dan pengecut ini adalah bukan dari mereka beragama ini adalah tindakan teroris yang tidak bisa ditolerir oleh seluruh elemen anak bangsa di Indonesia.#osk

Baca Juga:  Puncak Arus Balik: Angkutan Darat H+5, Laut H+3

 

 

Komentar Anda
Loading...