Komisi V DPRD Sumsel Kunjungi SMAN Sumsel

24
BP/DUDY OSKANDAR
Ketua Komisi V DPRD Sumsel Susanto Adjis

#2021, Rp10 Miliar Lebih

Untuk Operasional  SMAN Sumsel

Palembang, BP

Komisi V DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) melakukan kunjungan ke SMAN Sumsel di Kawasan Jakabaring Palembang, Rabu (3/2).

Dimana pembiayaan operasional SMAN Sumsel dilaksanakan setiap tahun melalui APBD Provinsi. Pemprov Sumsel sendiri menggelontorkan dana Rp10Miliar tahun 2020 kemarin.

“Untuk tahun ini sudah di anggarkan juga ya, masih sekitar Rp10Miliar lebih, seperti tahun sebelumnya,” kata Ketua Komisi V DPRD Sumsel Susanto Adjis.

Baca Juga:  Anggaran Percepatan KEK TAA Belum Signifikan

Menurut Susanto, SMAN Sumsel merupakan sekolah yang sengaja didirikan untuk mendidik para siswa-siswi cerdas dan berprestasi namun tidak memiliki cukup biaya pendidikan.  Dan para siswa tidak dikenakan biaya sepeserpun alias gratis. Termasuk biaya hidup, asrama, dan belajar-mengajar.

“Jadi disana memang banyak siswa yang keluarganya kurang mampu. Dan SMAN Sumsel memang menjadi perhatian pemerintah,” kata dia.

Hingga kini  menurutnya, terdapat 301 orang siswa yang bersekolah di SMAN Sumsel. Yang terdiri 100 orang siswa kelas X, 100 orang siswa kelas XI, dan 101 orang siswa kelas XII. Para siswa tersebut di asramakan, dan di bina secara serius hingga memiliki kemampuan yang lebih baik dari yang lainnya. Para siswa wajib menguasai sedikitnya tiga bahasa, yakni Inggris, Prancis, dan Indonesia.

Baca Juga:  Polda Sumsel Tangkap Pelaku Pembunuhan Sopir Truk Asal Lampung

Kepala Bidang SMA Disdik Provinsi Sumsel, Masherdata Musa’i mengatakan, SMAN Sumsel masih terus mendapat pembiayaan dari Pemprov Sumsel. Namun pihaknya pihaknya belum mengetahui dana yang dianggarkan.

“Dari DIPA  itulah kita bisa tahu besaran yang bisa diberikan untuk SMAN Sumsel,” katanya.

Sementara itu, Humas SMAN Sumsel Audrey mengatakan, SMAN Sumsel terus mendapat pendanaan dari Pemprov pertahunnya. Selain pendidikan, pembiayaan itu juga termasuk akomodasi siswa dan guru, makan-minum, buku pelajaran dan sebagainya.#osk

Baca Juga:  Mgs Syaiful Padli:  Vaksin Covid-19 Untuk Guru  di Sumsel Baru  12,34 Persen

 

 

 

Komentar Anda
Loading...