Aripin : Penerapan PSBB di Palembang, Pembagian Sembako Untuk Warga Harus Adil

25
BP/DUDY OSKANDAR
Aripin Kalander

Palembang, BP

Walaupun terlambat untuk memutus mata rantai covid-19 dengan melakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di kota Palembang namun sepekan kedepan Palembang akan menggelar PSBB.

Ketua Masyarakat Miskin Kota (MMK) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Aripin Kalender berharap, semoga pemerintah kota Palembang bisa membagi sembako dengan adil untuk warga kota Palembang, bukan hanya masyarakat susah dan miskin saja dikasih, masyarakat menegah juga kesulitan dalam urusan sembako.

“Selain membagikan sembako merata , Pemkot Palembang juga harus memperhatikan segala aspek dalam PSBB ini, yaitu benar-benar efektif untuk memantau memutuskan mata rantai covid-19 bukan hanya untuk gagah gahagan saja ,” katanya, Rabu (6/5).

Baca Juga:  Korem 044/Gapo Gelar Donor Darah

Pencegahannya menurut Aripin, bagaimana cara pelaksanaan PSBB itu dimana semestinya setiap lorong ditutup pakai portal dan biarkan hanya para pedagang dan karyawan karyawan bidang tertentu untuk melaksanakan tugas sehari hari.
Aripin mengingatkan ada sejumlah langkah yang bisa dilakukan untuk memutus mata rantai penularan tersebut.

“Kita harus berusaha untuk memutus rantai penularan di masyarakat, dengan cara jaga jarak secara fisik dan jaga jarak dalam berkomunikasi dengan lingkungan sosialnya dengan jarak lebih dari 1 meter,” katanya.

Baca Juga:  Masyarakat Miskin Kota  Sumsel Tolak Revisi UU KPK

Kemudian, masyarakat diminta untuk menghindari berkumpul dan berada dalam kerumunan.
“Ini adalah upaya yang paling benar, upaya paling rasional dan baik untuk diterapkan sehingga diharapkan terjadi pemutusan mata rantai penularan Covid-19,” katanya.

Aripin mengingatkan agar masyarakat melakukan cuci tangan sesering mungkin.
Menurut dia, cuci tangan yang ideal bisa dilakukan minimal selama 20 detik dan menggunakan sabun.
Sebab, sabun atau detergen mengandung zat yang paling ampuh untuk merusak dinding virus corona.

Baca Juga:  Mari Jaga Privasi Bersama di Dunia Digital

Sehingga bisa merusak virus itu sendiri. Cuci tangan harus sesering mungkin kita lakukan,” katanya.
Aripin menekankan bahwa penerapan jaga jarak tidak bisa mencegah penularan Covid-19 tanpa membiasakan mencuci tangan.

Sebab, kata Aripin sentuhan tangan ke wajah, mulut, hidung dan mata tanpa dicuci terlebih dahulu berpotensi menyebabkan penularan Covid-19.

“Jangan pernah makan, minum atau menyentuh wajah, mulut, hidung dan mata sebelum mencuci tangan sebab rute-rute inilah yang paling mudah bagi penularan virus corona,” katanya.#osk

Komentar Anda
Loading...