Dua Pelaku Bobol Rumah Kosong Di Tangkap , Satu Ditembak

Dua pelaku bobol rumah di Kecamatan Sako, berhasil diringkus oleh pihak Polsek setempat, Rabu (19/2) Keduanya adalah Heru Apriansyah dan Derry Sopian.
Palembang, BP
Dua pelaku bobol rumah di Kecamatan Sako, berhasil diringkus oleh pihak Polsek setempat, Rabu (19/2) Keduanya adalah Heru Apriansyah dan Derry Sopian.
Penangkapan keduanya bermula polisi mendapatkan laporan dari Korban mengenai rumahnya yang di rampok.
Setelah itu pihaknya langsung mendalami kasus dan mencari pelaku.
Setelah mengetahui pelaku sedang melakukan aksi pembobolan kembali pihaknya langsung mendatangi TKP
Namun saat hendak melakukan penangkapan, pelaku Derry hendak kabur dan melawan hingga akhirnya terjadi satu kali tembakan di kaki.
” Kami terpaksa melakukan tembakan karena pelaku hendak kabur dan melakukan perlawanan saat di tangkap,” kata Kapolsek Sako AKP Rizka Aprianty.
Dari pengembangan kedua tersangka, ternyata ada dua orang lagi yang masih buron.
Sedangkan pelaku Dery mengatakan, ia bersama temannya merampok lantaran lagi butuh duit.
Oleh karena itu, dirinya membantu temannya Heru untuk melakukan aksinya di rumah kosong tersebut.
Ia pun menceritakan kronologinya bermula dari dirinya bersama empat temannya sedang melakukan aksi perampokan di salah satu rumah di Kecamatan Sako.
Mengetahui ada polisi datang, dan melakukan pengejaran dua temannya belari ke belakang ruko.
Sementara ia dan Heru melompat ke dalam ruko kosong di daerah tersebut.
Menurutnya , dirinya melakukan pembobolan dengan obeng agar bisa masuk dan melempar barang kepada dua temannya.
Namun saat semua barang berhasil dia pindahkan, polisi langsung menangkap Heru.
Sementara dirinya masih berusaha lari dari tangkapan polisi hingga akhirnya kakinya pihak kepolisian.
” Iya kami di tangkap saat sudah dapat barang yang kami bobol di rumah itu,terus aku sama temen aku bawa barang kebetulan ada ruko dua kawan aku yang lain lah nunggu di belakang ruko untuk dilempar rencana sudah barang dilempar kami nak lompat tapi taunya temen aku lah di tangkap,” katanya sambil menahan sakit dikakinya.
Ia pun mengaku bahwa dirinya baru kali ini melakukan aksi perampokan. Dah hasil rampokan tersebut dijual ke pasar Cinde.
Dia mengaku mendapat keuntungan Rp 2 juta rupiah yang mana dari hasil tersebut dibagi dengan empat orang komplotannya.
” Dapat Rp 2 juta rupiah tapi di bagi empat dengan kawan aku yang ikut aksi merampok,” katanya.#osk