PT SBS Komit 2 Persen Untuk CSR

Muaraenim, BP–-Presiden Direktur PT SBS, Sigit, menegaskan pihaknya komitmen akan mengalokasi keuntungannya minimal 2 persen untuk CSR sesuai ketentuan yang berlaku. Itu dilakukan karena cucu perusahaan PT BA Tbk ini, pada tahun 2019 ini mulai meraih keuntungan cukup besar dengan perkiraan produksi mencapai 45 juta bcf.
Penegasan itu disampaikannya pada saat melakukan silaturahmi dengan pengurus PWI Muaraenim, Selasa (5/11) di salah satu rumah makan di Desa Karang Raja. Silaturahmi itu dihadiri juga para direksi PT SBS, Komisaris PT SBS, Rahmatullah maupun pejabat perusahaan lainnya.
Dijelaskannya, PT SBS adalah cucu PT BA Tbk. “Kami anak dari namanya PT Bukit Multi Investama, dan kami sesama cucu dengan PT BSP,” jelasnya.
Menurutnya, PT SBS sudah beroperasi di Bukit Asamhu sejak tahun 2015. Sebelumnya SBS perusahaan swasta bergerak dibidang sewa alat berat beroperasi di Kalimantan dan Jambi.
Kemudian, lanjutnya, pada saat PT BA sedang mencari perusahaan yang bisa diakuisisi, sehingga SBS sekarang sudah dimiliki 100 persen oleh Bukit Asam grup.
Menurutnya, dalam perjalanannya, pada tahun 2015 volume produksi SBS realisasinya baru 5 juta bcf. Kemudian tahun 2016 naik menjadi 15 juta bcf.
Selanjutnya, tahun 2017 naik menjadi 25 juta bcf dan tahun 2018 naik menjadi 34 juta bcf. “Tahun 2019 ini perkiraan kami akan mencapai 45 juta bcf,” jelasnya.
Dari sisi keuangan, lanjunya, tahun lalu pihaknya masih dari hasil audit. Namun ditahun 2019 ini, perusahaan yang dipimpinnya, sudah mampu lama keluar dari kubangan rugi.
“Dari keuntungan yang kami peroleh. Tentunya, kami akan sampaikan laba dari SBS minimal 2 persen, harus kembali kepada masyarakat dalam bentuk CSR,” jelasnya.
Tahun sebelumnya, pihaknya masih rugi, maka belum optimal melakukan fungsi fungsi CSR. “Mulai tahun 2020, kami akan sampaikan CSR. Saya dan GM PT BA pak Suhadi, sudah bicara non formal. CSR yang akan menjadi bagian SBS akan menjadi rencana besar CSR PT BA,” tegasnya.
Dijelaskannya, GM PT BA sudah tegas mengatakan dana t CSR SBS tidak boleh keluar dari Tanjung Enim. Harus untuk masyarakat Tanjung Enim.
“Kami sudah sepakat, akan bicara detil teknis dengan kawan kawan CSR PT BA, apa yang akan digarap CSR SBS,” terangnya.#nur