Tiga Kasus Besar, Jadi Perhatian Kapolda Sumsel Baru

Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel) Irjen Pol Firli
Palembang, BP
Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel) Irjen Pol Firli mengaku sudah mendapatkan informasi jika ada tiga kasus besar yang belum terselesaikan. Dia menegaskan, jika semua kasus tersebut kini merupakan tanggungjawabnya.
Kasus pertama ialah yang menimpa anggota polisi di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) yang hingga kini belum terungkap. Dalam kasus tersebut anggota polisi yang tengah mengejar komplotan perampok tewas tertembak.
Kemudian ada kasus mutilasi di Kabupaten Ogan Ilir (OI). Meskipun petugas sudah mulai menemukan bukti, namun belum juga selesai. Selanjutnya kasus tersangka Akbar Alfarizi yang membunuh supir taksi online.
Menimpali hal itu, Irjen Pol Firli menegaskan bahwa kasus tersebut bukan hanya tanggungjawab Kapolda, melainkan tanggungjawab instansi.
“Jadi kalau ada tunggakan kasus atau ada yang belum terungkap itu adalah tanggungjawab saya. Sejak saya dilantik serah terima dari pak Zul, itu adalah tanggungjawab saya. Karena tugas itu bukan tugasnya pak Zul, tapi tugas kepolisian,” kata Firli, Kamis (27/6).
Firli mengatakan, pejabat boleh berganti, namun tugas pokok harus tetap. Pejabat berganti, tapi masyarakat yang dilayani tidak pernah berganti, bahkan semakin berkembang tuntutannya.
Diakui Firli, dalam mengungkap kasus tidaklah mengenal waktu. Untuk menggungkap sebuah kasus itu berdasarkan keterangan saksi dan berawal dari olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari situ barulah menemukan korban, setelah itu mencari saksi, lalu dikaitkan dengan barang bukti.
“Mengungkap kasus itu tidak mengenal waktu, bisa satu hari terungkap, bisa satu jam, bisa juga dua tahun tidak terungkap. Jadi, jangan berbicara lama atau cepat. Tidak ada keinginan kepolisian tidak mengungkap kasus,” kata Firli.#osk