Lomba Tari Kreasi Tradisi Picu Kreativitas Seniman Tari di Sumsel

126
BP/DUDY OSKANDAR
Suasana berpoto bersama di lomba tari kreasi tradisi “ Kearifan Lokal, Kamis (27/6) di Gedung Graha Budaya Taman Budaya Sriwijaya, Jakabaring , Palembang

Palembang, BP
UPTD Taman Budaya Sriwijaya, Jakabaring, Palembang, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar lomba tari kreasi tradisi “ Kearifan Lokal, Kamis (27/6) di Gedung Graha Budaya Taman Budaya Sriwijaya, Jakabaring , Palembang
Turut hadir Kepala Disbudpar Sumsel diwakili Sekretaris Disbudpar Sumsel Fitriana, S.Sos, M.Si , Ketua Dewan Kesenian Sumatera Selatan (DKSS) Raden H Syahril Erwin, SE (Yaya), dewam juri, dan peserta lomba.
Kepala UPTD Taman Budaya Sriwijaya, Jakabaring, Palembang, Thontowi HEP mengatakan, perlombaan ini berlangsung dari tanggal 27 Juni hingga 29 Juni 2019 dan kegiatan ini diikuti oleh sanggar-sanggar di Sumsel .
“Dan kali ini kita diikuti oleh lima kabupaten dan kota ada kota Lubuk Linggau, OKU Selatan, OKU Timur, Pagaralam, Ogan Ilir dan sanggar-sanggar dari kota Palembang,” katanya.
Sedangkan juri dalam perlombaan ini ada lima orang, satu diantaranya dari Kementrian , empat dari kota Palembang.
“ Nantinya karena ini dari sanggar-sanggar akan muncul para seniman-seniman tari, akan muncul bibit-bibit tari dan saya tentunya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada sanggar-sanggar dari kabupaten kota yang telah mengirimkan peserta,” katanya.
Sedangkan, Kepala Disbudpar Sumsel diwakili Sekretaris Disbudpar Sumsel Fitriana, S.Sos, M.Si mengucapkan terima kasih kepada sanggar-sanggar tari yang berpartisipasi dalam perlombaan ini baik dari kota Palembang dan dari kabupaten kota di Sumsel.
“Harapan kami melalui kegiatan ini akan memicu dan mendorong kreativitas para seniman tari untuk menciptakan karya-karya baru yang berkualitas, sehingga dapat meningkatkan seni tari di Sumsel,” katanya.
Sumsel menurut memiliki nilai keragaman kebudayaan baik, bahasan seni dan tari dan tradisi lokal dimana keberagaman tradisi dan budaya di Sumsel yang berbeda merupakan aset budaya yang harus di jaga dan dilestarikan.
Sesuai visi dan misi Gubernur Sumsel untuk terus menjaga melestarikan dan mengembangkan kearifan lokal.

Baca Juga:  Ribuan Mahasiswa dan Pelajar Sumsel Antusias Sambut SBY
BP/DUDY OSKANDAR
Kepala Disbudpar Sumsel diwakili Sekretaris Disbudpar Sumsel Fitriana, S.Sos, M.Si saat memberikan keterangan kepada wartawan

“ Lomba tari ini mengusung tema kearifan lokal, tentunya harapan kami agar tradisi budaya di Sumsel tetap terjaga dan dapat bersaing dengan derasnya arus tradisi dari luar yang masuk ke Indonesia termasuk khususnya di Sumsel ,” katanya.
Dia menyadari bukan mudah menciptakan seniman tari dalam menciptakan tarian yang berkualitas berdasar tradisi daerah tapi pihaknya percaya seniman tari yang ikut kegiatan ini sudah berusaha maksimal dan menampilkan karya-karya yang terbaik .
Dan pihaknya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya terhadap usaha-usaha kreatif yang dilakukan para seniman termasuk seniman tari.
“ Harapan kami dewan juri dapat memberikan penilaian yang objektif , jujur dan bertanggungjawab sehingga hasil yang didapat sesuai dengan kreteria yang diinginkan sehingga karya terbaik nantinya mampu disandingkan karya-karya terbaik di tingkat nasional dan para pemenang jangan berpuas diri dan yang belum beruntung agar tidak berputus asa terus berkarya-berkarya yang berkualitas sehingga dapat meningkatkan seni tari di Sumsel,” katanya.
Salah satu juri lomba tari, Helda Yosdiana mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan lima kreteria dalam penilaian lomba tari kali ini yaitu gagasannya , kreativitasnya, koreografinya, musiknya dan Performancenya.
“Kalau bicara soal tari khan bicara soal gerak, bagaimana gerak itu sendiri bisa berkembang, dari busana, musik, bagaimana musik menjadi bagian dari tari,” katanya.
Salah satu peserta lomba tari, Anjelia Aprilia mengaku dalam loma tari kali ini akan menampilkan tarian tradisional yang berjudul “ Gadis Besenjang” yang menceritakan tentang seorang gadis yang ingin beranjak dewasa.
“ Persiapan 1 minggu full, kami satu sekolah, kami tertarik ikut karena hobi dari kecil yaitu hobi tarian tapi baru kali ini ikut lomba tari diluar kota , tari ini merupakan tari kreasi kami,” katanya.#osk

Komentar Anda
Loading...