Bupati OKU Bantu Biaya Pengobatan Balita yang Kena Hydrocephalus

20
Bupati OKU Drs H Kuryana Azis saat menjenguk Syakila Natalia yang mengidap penyakit hydrocephalus dirumahnya di Desa Laya Kecamatan Baturaja Barat, OKU. BP/Ariyan

Baturaja, BP — Setelah usai melaksanakan kegiatan Jum’at bersih di seputaran Taman Kota Baturaja. Bupati OKU Drs H Kuryana Azis bergegas masuk ke dalam mobil dinasnya langsung berkunjung ke rumah Ansori (35) orang tua dari Syakila Natalia anak balita usia 7 bulan yang mengidap penyakit hydrocephalus( pembekakan kepala).

Untuk mencapai ke lokasi Bupati OKU yang di dampingi Direktur RSUD Ibnu Sutowo Baturaja, Camat Baturaja Barat, Kades Laya harus menempuh perjalanan satu kilo meter untuk sampai di rumah Ansori yang merupakan orang tua dari Syakila Natalia.

Baca Juga:  Plh Bupati OKU Tinjau Lokasi Tahura

Pantauan dilapangan, setibanya dilokasi Bupati OKU Drs H Kuryana Azis, langsung melihat Syakila Natalia, dengan kondisi yang sangat memprihatinkan dimana kepalanya sudah sangat membesar.

Pada kesempatan itu, Kuryana Azis memerintahkan Direktur Rumah Sakit Ibnu Sutowo, untuk langsung membawa anak tersebut untuk dilakukan perawatan medis dan apabila diperlukan langsung dirujuk ke Palembang.

Baca Juga:  Kapolda Kunker ke Polres OKU

“Kita akan membantu biaya pengobatan sampai anak tersebut normal kembali,” ujar Kuryana Azis, Jumat (31/5) di Baturaja.

Kuryana mengatakan, jangan takut masalah biaya, saya selaku Bupati dan pribadi akan membantu semaksimal mungkin sampai kondisi anak ini membaik. “Mudah-mudahan Syakila Natalia cepat sembuh,” kata Kuryana.

Sementra itu, Direktur RSUD Ibnu Sutowo Baturaja, Dr Rynna Dyana menjelaskan, bahwa anak ini mengidap penyakit hydrocephalus yaitu penyakit pembekakan di kepala karena penyumbatan cairan dirongga otak dan harus diambil tindakan operasi. Sebelum melakukan operasi tim dari RSUD Ibnu Sutowo Baturaja akan melakukan observasi terlebih dahu dan akan merujuk pasien ini ke Rumah Sakit Umum Dr Mohamad Husen Palembang untuk di lakukan operasi.

Baca Juga:  Usai Yudisium, 358 Mahasiswa Unbara Diberi Pembekalan

“Kita akan lakukan observasi terlebih dahulu disini, akan kita rujuk ke Palembang. Mohon doanya supaya kondisi anak ini cepat membaik,” katanya. #yan

Komentar Anda
Loading...