Di Baturaja, Harga Bawang Putih Tembus Rp100 Ribu per Kg

33

Baturaja, BP — Semenjak puasa, harga bawang putih yang dijual di pasar-pasar tradisional di Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) mengalami kenaikan hingga sempat tembus diposisi Rp100 ribu perkilogram. Padahal saat hari normal harganya dikisaran Rp40 ribu perkilogram.

Kondisi itu dianggap hanya akal-akalan para pedagang di pasar saja. Pasalnya harga bawang putih di OKU masih relatif stabil. Hal tersebut dikatakan Danil, Kepala Seksi Komersial Bulog Sub Divre OKU, saat dibincangi, Rabu (8/5).

Baca Juga:  KPK Geledah 21 Lokasi di OKU, Ungkap Bukti Dugaan Korupsi Proyek Infrastruktur

Menurut Danil, Sub Divre Bulog OKU saat membeli komersil dengan petani di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur (OKUT) harganya hanya di kisaran Rp 37 ribu – Rp40 ribu.

“Kita ambil di petani OKU Timur seharga Rp37 ribu – Rp 40 ribu. Dan kita jual Rp 41 ribu ke warung-warung dan individu Rp 45 ribu untuk bawang putih. Sedang bawang merah Rp 27 ribu yang dijual pedagang di pasar Rp 35 ribuan,” kata Danil.

Baca Juga:  Kejaksaan Negeri OKU Gelar Donor Darah

Danil juga mengatakan, jika masyarakat OKU ingin membeli bawang putih atau bawang merah, Bulog Sub Divre OKU membuka eceran di pasar beduk depan DPRD OKU.

“Kami juga akan membuka lapak di pasar-pasar untuk jualan. Atau bisa juga langsung ke kantor Bulog,” pungkas Danil.

Sementara itu, Darwita (40) salah satu warga Baturaja mengaku dirinya sangat terbantu dengan adanya Bulog menjual bawang murah.

Baca Juga:  Anggota Gapensi OKU Diberi Pembekalan Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi

“Iya, sangat terbantu pak, di pasar sudah tidak terjangkau lagi untuk membeli bawang. Saat ini mahal bawang dari pada beras satu kilogram,” kata Darwita.

Dia juga berniat untuk menjadikan bawang putih sebagai bagian dari parcel untuk THR mengingat harga bawang semakin mahal.

“Jika bawang harganya masih segini, mau tak masukkan bawang untuk parcel lebaran,” katanya. #yan

Komentar Anda
Loading...