Mahasiswa Sumsel Berikan Dukungan Moral Ke KPU Sumsel

60
BP/IST
Gerakan Mahasiswa Kawal Demokrasi (GMK-Demokrasi)  yang terdiri dari elemen mahasiswa di Sumsel diantaranya Amir Iskandar, Presma Univ Tridinanti Palembang didampingi Yogie Fratama, BEM Univ IBA, Maskur Afdiansyah, BEM Bina Darma, Asep Jovi, Universitas Sriwijaya dan Fahrurozi, UIN Raden Fatah Palembang, Rabu (24/4).

Palembang, BP

 Menyikapi proses pemilu 2019 yang telah melalui tahapan pencoblosan pada tanggal 17 April 2018 mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Kawal Demokrasi (GMK-Demokrasi)  menghimbau kepada seluruh elemen mahasiswa dan juga masyarakat untuk terus menjaga kondusifitas pasca Pemilu serentak tahun  2019, dan mengajak untuk terus mengawal demokrasi dgn sebaik-baiknya.

 

Menurut Amir Iskandar, Presma Univ Tridinanti Palembang didampingi Yogie Fratama, BEM Univ IBA, Maskur Afdiansyah, BEM Bina Darma, Asep Jovi, Universitas Sriwijaya dan Fahrurozi, UIN Raden Fatah Palembang saat ini perekapan masih dilaksanakan di tingkat kecamatan.

Baca Juga:  Jadi Korban Tabrak Lari, Suwandak Tewas

      “Mari kita semua memberikan kesempatan kepada KPU dan jajaran untuk bekerja dengan sebaik – baiknya dan mari kita tunggu hasil perhitungan yang dilakukan KPU dengan di saksikan segenap saksi partai dan DPD serta di awasi oleh jajaran Bawaslu sampai dengan tingkat kelurahan, melihat proses pencoblosan yang dilakukan hingga subuh tentunya ini wujud dari keseriusan penyelenggara dalam menjalankan proses demokrasi,” katanya, Rabu (24/4).

Baca Juga:  Pelaku Pembacok Warga Saat Tawuran Diserahkan Keluarga  Ke Polrestabes Palembang

      Jika dalam pelaksanaan terdapat kekurangan – kekurangan menurutnya tentu  ini bukan semata-mata kesengajaan yang dilakukan melainkan efek dari stamina yg menurun.

      “Kami pun turut prihatin dengan kejadian penyelenggara di jajaran kpu maupun bawaslu yg jatuh sakit bahkan sampai ada yang meninggal dunia. Perbedaan adalah hal yg lumrah namun persatuan dan kesatuan NKRI harus tetap selalu kita jaga Bersama . Terlepas dari berbagai macam isu yg berkembang dapat diselesaikan melalui lembaga atau institusi yang telah ada yaitu Bawaslu dan Mahkamah Konstitus kata “Rudianto Widodo” Presiden Mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang . #osk

Baca Juga:  Soal Asap Karhutla, Ini Antisipasi Diknas Sumsel

 

 

Komentar Anda
Loading...