Jadi Korban Tabrak Lari, Suwandak Tewas

55
BP/IST
Jenasah Suwandak di kamar mayat RMSH

Palembang, BP

Suwandak (21) yang bekerja sebagai ojek online (Ojol) , tewas diduga menjadi korban tabrak lari. Warga Kabupaten Pati Provinsi Jawa Tengah tersebut tewas usai kecelakaan yang terjadi di jalan lintas Palembang Tanjung Api -api km-08, Kabupaten Banyuasin, Sabtu (22/6) sekitar pukul 22.00.
Sebelumnya korban sempat menjalani pemeriksaan luar di ruang Instalasi pemulasaraan jenazah dan kerohanian Rumah Sakit Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang. Jenazah Suwandak dibawa keluarga ke Pati Jawa Tengah untuk dimakamkan, Minggu (23/6).
Sepupu korban, Aji (27), mengungkapkan kesedihan sangat dirasa oleh anggota keluarganya atas peristiwa kecelakaan yang telah merenggut nyawa Suwadak.
Terutama bagi kedua orang tua korban yang begitu sangat terpukul akibat kejadian tersebut.
“Pastinya sedih, namanya tertimpa musibah seperti ini,”katanya, Minggu (23/6).
Dia mengatakan selama di Palembang, korban tinggal di kawasan KM 12 Alang-alang Lebar.
Aji terlihat begitu pasrah dengan kejadian ini meski raut kesedihan juga tetap terpancar dari wajahnya.
“Kronologinya saya belum tau, dapat kabar kejadian ini baru subuh tadi,”katanya.
Perwakilan Tim Reaksi Cepat (TRC) persatuan ojol Palembang, Agus Boy menduga korban sudah meninggal di lokasi kejadian.

Baca Juga:  Aplikasi PTSP Berbasis Web Kanwil Kemenag Sumsel di Launching
BP/IST
Suwandak semasa hidup

“Terkait kronologinya kami belum tahu pasti. Tapi berdasarkan informasi yang kami dengar dia menjadi korban tabrak lari,” kata perwakilan Tim Reaksi Cepat (TRC) persatuan ojol Palembang, Agus Boy saat ditemui di depan ruang Instalasi pemulasaraan jenazah dan kerohanian Rumah Sakit Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang, Minggu (23/6).
Selain itu menurutnya setelah mendengar kabar tersebut, dia bersama timnya segera bergegas menuju ke lokasi kejadian. Pihaknya juga sudah menghubungi keluarga korban yang ada di kota Palembang.
“Sebagai bentuk solidaritas, kami telah berkoordinasi dengan persatuan ojol di provinsi lainnya. Rencananya jenazah akan terus dikawal sampai tiba di kampung halamannya,” katanya.#osk

Komentar Anda
Loading...