Kementerian Keuangan Apresiasi YPIA Lahirkan Auditor Internal Berlisensi

43
(Inspektur Jendral Kementerian Keuangan RI Sumiyati saat menjadi Plenary 1 dalam rangakaian Seminar Nasional Auditor Internal (SNAI) 2019 yang digelar YPIA di Ballroom Hotel Wyndham Palembang)

Palembang, BP

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Keuangan RI mengapresiasi langkah Yayasan Pendidikan Internal Audit (YPIA) yang telah melahirkan Auditor Internal yang berkompetensi melalui sederet uji sertifikasi sehingga tercatat sebanyak 5200 Auditor Internal memiliki lisensi Qualified Internal Auditor (QIA).

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Inspektur Jendral Kementerian Keuangan RI Sumiyati saat menjadi Plenary 1 dalam rangakaian Seminar Nasional Auditor Internal (SNAI) 2019 yang digelar YPIA di Ballroom Hotel Wyndham Palembang, Rabu (24/4).

“Kami sangat apresiasi YPIA dan mengucapkan selamat kepada Auditor Internal yang baru diwisuda. Di era Revolusi Industri ini memang tantangan semakin ketat, sehingga kita harus meningkatkan kompetensi,”ujarnya.

Baca Juga:  Guru Harus Mampu Mengaplikasikan Pemahaman Matematika Tingkat Tinggi

Oleh karena itu dengan hadirnya YPIA yang menjadi jembatan bagi Auditor Internal dalam meningkatkan kompetensi baik di level dasar hingga managerial diharapkan mampu menjadi auditor yang profesional di lembaga dan perusahaan yang ada baik pemerintah maupun swasta.

(Suasana Seminar Nasional Auditor Internal)

Senada dengan itu dikatakan Wakil Ketua Yayasan Pendidikan Internal Audit (YPIA) Darwis A Rahman SE QIA mengatakan bahwa jumlah Auditor Internal yang berlisensi QIA di Indonesia masih dalam kategori kurang. Apalagi di Perguruan Tinggi baik negeri maupun swasta karena Perguruan Tinggi memerlukan Auditor Internal baik peningkatan akademis maupun keuangan.

“Di Indonesia saja Perguruan Tinggi yang memiliki Auditor Internal hanya ada di 4 provinsi. Di Jakarta, Bandung, Surbaya dan Jogjakarta. Selain itu belum, kalau khusus Perguruan Tinggi,”urainya.

Baca Juga:  Ratu Sinuhun Dari Palembang Layak Jadi Pahlawan Nasional

Hanya saja, diakui Darwis semua provinsi termasuk Sumsel telah memiliki auditor Internal berlisensi QIA, tapi di Inspektorat kabupaten/kota, Bank Daerah dan lainnya. “Mungkin dari di Sumsel hanya sekitar 10 dari catatan kita yang auditor Internal berlisensi QIA,”urainya.

Ia menargetkan, tahun depan auditor Internal di Indonesia meningkat dari tahun-tahun sebelumnya. Pasalnya, peran auditor Internal sangat urgent apalagi ditengah persaingan semakin ketat di era Revolusi Industri 4.0.

(Suasana Seminar Nasional Auditor Internal)

“Kalau yang tahun lalu daftar ribuan, tapi yang lulus cuman sebagian. Tahun depan kita targetkan bisa ribuan lah,”harapnya.

Baca Juga:  Harga Beras Masih Tinggi, DPRD Sumsel Sarankan Ini

Untuk diketahui rangkaian Seminar Nasional Auditor Internal (SNAI) ini juga dihadirkan para Keynote Speech selama dua hari hingga esok. Termasuk hari ini ada Ardan Adi Perdana diwakili oleh Dadang Kurnia, Sekretaris BPKP menyoroti tentang Kesiapan Auditor Internal sebagai Trusted Advistor di era Industri 4.0.

Kemudian ada Anggota BPK RI  Agung Firman Sampurna, Heri Setianto selaki Presiden Indonesia Chapter and Deputi Menteri Negara BUMN RI, Handry Satriago selaku CEO GE Indonesia dan lain-lain. #sug

Komentar Anda
Loading...