Ribuan Mahasiswa Se- Sumsel Deklarasikan Gerakan Mahasiswa Kawal Demokrasi

Suasana perwakilan mahasiswa se Sumatera Selatan menggelar Gerakan Mahasiswa Kawal Demokrasi’ di Academic Center UIN Raden Fatah Palembang, Senin (15/4).
Palembang, BP
Jelang Pemilihan Umum untuk pemilihan Presiden dan Legistalif 17 April 2019 mendatang , perwakilan mahasiswa se Sumatera Selatan menggelar Gerakan Mahasiswa Kawal Demokrasi’ di Academic Center UIN Raden Fatah Palembang, Senin (15/4).
Acara ini diikuti ribuan mahasiswa seluruh Sumatera Selatan (Sumsel) dan perwakilan Bawaslu Palembang
Ketua pelaksana Asep Jovi RS mengatakan, melihat situasi politik saat ini yang bisa mengganggu stabilitas untuk kehidupan berdemokrasi.
Karena itu pihaknya menggelar kegiatan ini dengan maksud agar mahasiswa dan masyarakat agar tidak golput dan mendukung pelaksanaan pemilu terutama KPU , Bawaslu dan aparat keamanan.
Selain itu untuk menciptakan situasi yang kondusif pasca pemilu dan jika ada oknum mengganggu pemilu 2019 pihaknya siap dengan rakyat kawal pemilu 2019 ini.
Sedangkan , Rudianto Widodo, Presiden Mahasiswa UIN Raden Fatah, Palembang mengatakan , acara ini dihadiri sekitar 3. 500 Mahasiswa dari seluruh perwakilan Perguruan Tinggi Negeri diantaranya UIN Raden Fatah, Unsri, Universitas Tridinanti, Universitas IBA, Universitas Bina Darma, dan perguruan tinggi lainnya .
“Walaupun beda pilihan namun kecintaan pada Indonesia harus kita jaga,” katanya.
Wakil Rektor III UIN Raden Fatah Palembang
Dr. Rr. Rina Antasari mengatakan, meminta deklarasi ini di sosialisasikan di web yang ada.
“Titip semangat juang anak-anak semua, karena tidak semua kami ada dimuka bumi , anda penerus generasi kami, kami titipkan bangsa ini dan Sumsel yang hadir pada hari ini,” katanya.
Waka Polda Sumsel Brigjen Pol Drs Denny Gabriel mengapresiasi kegiatan ini.
Dia mengajak kalangan mahasiswa untuk mensukseskan pemilu dan meminta mahasiswa ajak warga memiliki yang memiliki hak pilih dan jangan golput.
Selain itu pemungutan suara di TPS dimulai pukul 07.00 hingga 13.00 dan ada perpanjangan waktu sesuai putusan Mahkamah Konstitusi (MK).
“Mari kita sukseskan pemilu 17 April 2019 dan jangan kita golput,” katanya.#osk