DPRD Sumsel Tuding Pusat Terkesan Belum Siap Hadapi Peralihan Ke BPJS Kesehatan

16
BP/IST
Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Mgs Syaiful Padli

Palembang, BP

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Mgs Syaiful Padli menilai pemerintah pusat dan pemerintah provinsi Sumsel dinilai terkesan belum siap terkait pergantian antara program Jamsoskes Sumsel semesta (berobat gratis ) ke BPJS Kesehatan per 1 Januari 2019 berdasarkan Perpres No 82 tahun 2018.

“ Artinya orang yang kartu BPJS kesehatan, orang miskin yang tidak dapat Jamsoskes, ketika dia sakit apakah dia harus mendaftar, solusinya bagaimana, dia kritis dan sakit solusi pemerintah bagaimana,” katanya, Senin (17/12).

Baca Juga:  Agsi Bali Tutup Rangkaian Webinar Agsi di Juli 2020

Komisi V DPRD Sumsel meminta kepada pemerintah pusat dan pemerintah provinsi untuk membuat waktu jeda waktu , setidaknya pemerintah menyiapkan pergantian dari Jamsoskes Sumsel Semesta ke BPJS Kesehatan.

“Ada waktu tenggang  dalam peralihan Jamsoskes Sumsel Semesta ke BPJS Kesehatan,” katanya.

Seharusnya selagi masa peralihan ini menurut politisi PKS ini, seharusnya Jamsoskes Sumsel Semesta harus tetap berlaku sampai BPJS Kesehatan benar-benar efektif berjalan.

Baca Juga:  Meriahkan Hut Kemerdekaan, UPTB Samsat OI Bagi-bagi Coklat Kepada WP

“Pemerintah terkesan tidak siap terutama pemerintah pusat, kalau pemerintah provinsi hanya mengaminkan saja kebijakan ini, intinya jangan sampai masyarakat yang berobat selama ini pakai Jamsoskes Sumsel Semesta sekarang tidak berlaku lagi, harusnya pemerintah ada solusinya bagaimana agar masyarakat bisa berobat gratis,  termasuk Pemprov Sumsel harus juga mengantisipasi itu,” katanya.

      Untuk itu Komisi V DPRD Sumsel hari ini, Senin (17/12) ke BPJS Kesehatan pusat dan Kemenkes RI guna mengklarifikasi permasalahan ini. #osk

Komentar Anda
Loading...