PD Solid Dukung Prabowo-Sandiaga

Jakarta, BP–Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan menegaskan, Partai Demokrat solid mendukung pasangan capres dan cawapres Prabowo Subianto – Sandiaga Uno pada Pemilu bulan April 2019 mendatang. Kalaupun ada beberapa kader yang mendukung Jokowi-Ma’ruf Amin wajar-wajar saja.
“Untuk mengevaluasi sesuatu serta membuat kesimpulan berdasarkan statistik, tidak akan berpengaruh dan tidak masuk hitungan jika hanya satu dua kader yang membelot,” ujar Syarif di ruangan wartawan DPR Jakarta, Kamis (13/9) dalam sebuah diskusi bertajuk Dua Kaki Demokrat Ganggu Parpol Koalisi.
Menurut Syarief, soal perbedaan dukungan di antara kader merupakan hal yang biasa dan sudah terbiasa di berbagai partai. jadi . “Tidak ada partai yang tidak luput dari permasalahan itu,” tutur Syarief.
Demokrat sebagai salah satu partai yang berkoalisasi mengusung Prabowo-Sandiaga, kata dia, agak berbeda dengan PAN dan PKS. Karena PAN dan PKS sudah sejak awal menjalin berkoalisi.
Perbedaan kedua jelas Syarief, PAN dan PKS sudah melakukan sosialisasi akan bergabung dengan Prabowo. Sedangkan Demokrat baru memutuskan bergabung setelah Prabowo bertandang ke kediaman SBYl 10 Agustus.
“Sebelum Demokrat memutuskan mendukung Prabowo 10 Agustus itu, SBY menginstruksikan seluruh DPD di Indonesia untuk melakukan survei minta persetujuan atau pandangan apakah mendukung Jokowi atau Prabowo.
“Hasilnya hampir 80 persen mereka memilih Prabowo. Sedangkan yang 20 persen adalah Jawa Timur (Jatim), Papua, Nusa Tenggara Timur (NTT), Bali dan Sulawesi Utara,” jelasnya.
Dikatakan, DPP Demokrat masih memiliki waktu untuk meyakinkan mereka yang 20 persen itu mendukung atau memilih Prabowo dengan menyampaikan beberapa argumentasi Karena mereka belum tahu, apa dan kenapa. Mereka hanya dihadapkan pada dua opsi ke Prabowo atau ke Jokowi.
Ketua DPP PAN Yandri Sutanto mengatakan, isu politik dua kaki yang ditujukan kepada Partai Demokrat adalah keliru besar, mengingat SBY telah menyatakan dukungan penuh kepada pasangan Prabowo- Sandiaga. “Kami dari PAN sudah lama dan berpengalaman berkoalisi dengan PD. Jadi tahu persis bagaimana sikap SBY sebagai Ketua Umum PD,” paparnya.
Ketua PDIP Maruarar Sirait menjelaskan, setiap partai memiliki anggaran dasar dan anggaran rumah tangga yang memiliki aturan tersendiri , sehingga pihaknya menghargai sikap Partai Demokrat (PD) yang tidak mempersoalkan kadernya mendukung capres lain. “Kalau di PDIP sudah jelas aturan mainnya. Kader boleh beda pendapat, namun jika sudah diputuskan dalam rapat DPP, kader harus ikut menjalankan,” kata Maruarar. #duk