MPR Minta Elite Politik Minimalisir Isu SARA

17
Wakil Ketua Fraksi MPR FPPP Saifullah Tamliha

Jakarta, BP— Wakil Ketua Fraksi MPR FPPP Saifullah Tamliha meminta elite politik meminimalisir isu SARA dalam pilpres 2019, karena  bisa mengancam desintegrasi bangsa. Indonesia sebagai negara multi etnis dan agama, sebisa mungkin harus  menghindari SARA tersebut.

“Memang sulit menghindari isu SARA, apalagi hukuman bagi pelaku Sara cukup  ringan, hanya 1 tahun penjara. Sehingga, saya berharap  undang-undangnya direvisi  agar tak main-main dengan Sara ,” ujar  Saifullah di ruangan wartawan DPR,  Jakarta, Jumat (7/9).

Baca Juga:  Akom Akan Patuhi Rapat Pleno DPP Partai Golkar

Hal itu disampaikan dalam diskusi 4 pilar MPR RI tentang Pemilu dan Kebhinekaan bersama Direktur Lima, Ray Rangkuti.

Menurut Saifullah, penyelesaian Sara harus melalui pendekatan kekeluargaan, tidak semata-mata lewat jalur hukum. Menjeleng pilpres  kedua kubu  harus sama-sama menghindari SARA dan mendapat perlakuan adil.

Direktur Eksekutif Lima (Lingkar Madani) Ray Rangkuti menilai, kubu Prabowo – Sandi akan rugi jika hanya memanfaatkan isu tentatif, fluktuatif dan aktual, seperti pelemahan rupiah dan kenaikan harga telur. Sebab, begitu isu rupiah diatasi dan harga telur stabil, mereka  akan kehabisan isu, seakan kepercayaan rakyat kepada Jokowi  makin besar.

Baca Juga:  Kemenkumham Sumsel Gelar Rapat Majelis Kehormatan Notaris Wilayah Sumatera Selatan

“Isu politik  harus tema besar pengelolaan negara dan pembangunan 5 tahun ke depan. Inilah yang  diabaikan  kubu Prabowo. Hanya menebar isu tentatif tentang kenaikan telur,” kata Ray.

Dikatakan Ray, isu Sara masih muncul jelang Pilpres. Itu sebab, Jokowi  memilih  Ma’ruf Amin untuk meminimalisir  isu SARA sekaligus untuk memetakan kekuatan pemilih di Banten dan Jawa Barat.

Baca Juga:  Sertijab Kasat dan Kapolsek di Polrestabes Palembang, Ini Nama-Namanya...

“Selama pilpres 2014 suara Jokowi di Jawa Barat dan Banten kalah dari Prabowo, sehingga dengan kehadiran Ma’ruf Amin, di kedua wilayah Barat Jawa ini akan memperkuat pemilih Jokowi,” tegas  Ray. #duk

Komentar Anda
Loading...