Hasil Survey Menyebutkan Kinerja DPR Lebih Baik

17

Jakarta, BP–Lembaga survei Charta Politika bersama Asumsi merilis hasil survey terkait kinerja DPR yang menyebutkan  di bawah kepemimpinan Bambang Soesatyo (Bamsoet) DPR  mengalami perubahan kinerja yang baik. Hasilnya 20,5 persen koresponden mengakui perbaikan kinerja parlemen.

“Di masa jabatan yang kurang dari setahun, Bamsoet sudah bisa dapatkan simpati rakyat,” kata Manajer Riset Charta Politika Muslimin Tanja dalam ‘Rilis Survei: DPR Terima Rapor’, di Jakarta, Selasa (28/8).

Baca Juga:  MPR Nilai Pemerintah Berhasil Selamatkan TKI dari Hukuman Mati

Menurut Muslimin,  angka tersebut di tangan Bamsoet menjadi lebih terbuka. Rakyat, bisa memberi penilaian lebih objektif ketimbang kepemimpinan sebelumnya, yakni Setya Novanto yang hanya menorehkan angka 4,3 persen.

“Masyarakat kini bisa lebih mudah meninjau pekerjaan DPR. Ada pemantau kerja legislator di akun Twitter WikiDPR ,” tutur Muslim.

Terkait dengan pertanyaan lembaga mana yang paling menjelaskan fungsinya antara DPR, MPR, dan DPD, lanjut Muslimin, sebagian besar masyarakat menjawab DPR.

Baca Juga:  Polres Banyuasin Usut Kasus Uang Palsu

“Ketika ditanya mengenai lembaga mana yang paling menjelaskan fungsinya, yang paling baik itu kinerja mereka ada di DPR dengan suara 34,8 persen, MPR 12,8 persen, DPD 11,3 persen dan yang tidak menjawab 41,1 persen,” jelasnya.

Meski Bambang baru dilantik  Januari 2018, tapi dia  bisa dibilang cukup sering disorot media sehingga publik pun cukup familiar dengan nama tersebut. Ini bisa dibuktikan dari 26,5 persen responden yang menjawab dengan benar ketika ditanya siapa nama ketua DPR sekarang.

Baca Juga:  Rumah Sukarman Terbakar

Selain itu, Bambang  juga dinilai melakukan terobosan memantau kinerja DPR lewat aplikasi DPRNow!. Lewat aplikasi tersebut rakyat bisa mengkritik serta menyampaikan pendapatnya kepada wakil rakyat lewat gawai. 

Bambang yang menghadiri acara tersebut mengatakan, anggota dewan merupakan perwakilan konstituen yang wajib menyuarakan aspirasi di wilayah pemilihannnya. Dan anggota dewan mesti siap dikritik bahkan disorot masyarakat. #duk

Komentar Anda
Loading...