52 Penerjun Vinder Box Api Obor Asian Games Sukses Tepat Mendarat

Komandan Detasemen Matra 2 Paskhas Angkatan Udara pimpinan Letkol Helmi Ardianto Nange, SE, MM, sukses mendarat dari ketinggian 7000 feet (kaki) membawa Vinder box Api Obor Asian Games 2018 dilapangan Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) Palembang, Sabtu (4/8).
Palembang, BP
Komandan Detasemen Matra 2 Paskhas Angkatan Udara pimpinan Letkol Helmi Ardianto Nange, SE, MM, sukses mendarat dari ketinggian 7000 feet (kaki) membawa Vinder box Api Obor Asian Games 2018 dilapangan Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) Palembang, Sabtu (4/8).
Mulusnya pendaratan yang dilakukan para penerjun, disambut meriah tepuk tangan dari para penonton yang juga disaksikan dari tamu VVIP, seperti Menteri Pertahanan (Menhan), Ryamizad Ryacudu, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Panglima TNI Marsekal Hadi Cahyanto, Presiden Inasgoc Erick Tohir serta Gubernur Sumsel H Alex Noerdin.
Usai Vinder Box Asian Games diserahkan kepada Menhan yang juga langsung dinyalakan oleh Gubernur Sumsel H Alex Noerdin, Api Obor Asian Games langsung diarak keluar komplek JSC menuju jalan-jalan Kota Palembang secara estafet bersama Kapolri dan Panglima TNI.
Para penonton yang didominasi dari pelajar serta dari staf kantor instansi pemeritahan, perhatiannya justru tertuju kepada 52 penerjun Kopaskhas Angkatan Udara yang sukses memperlihatkan pertunjukan mengesankan.
“Untuk pelaksanaan Sabtu rekan penerjun akan diangkut dengan pesawat Hercules. Mereka diterjunkan di atas Kota Olahraga Jakabaring Palembang (JSC) dengan membawa api obor Asian Games,” kata Kadisops Pangkalan TNI AU Sri Mulyono Herlambang, Letnan Kolonel Pasukan Mores Bonte, di sela kegiatan tersebut.
Ia menjelaskan ke 52 penerjun ini masing masing dibagi menjadi empat run dimana masing-masing terdiri atas 13 penerjun.
Para penerjun ini rencananya diberangkatkan dari Pangkalan TNI AU Sri Mulyono Herlambang, di Palembang, pada pukul 07.00 dan dijadwalkan terjun ke JSC pada pukul 07.15 hingga 07.30.
“Gladi resik dilakukan sesuai waktu yang ditentukan Sabtu. Diharapkan kondisi alam dan koordinasi panitia di JSC berjalan secara baik,” katanya.
Gladi resik yang berlangsung pada Jumat pagi sedikit mengalami kendala karena tekanan angin. “Penerjun kesulitan terjun ke titik karena tekanan angin mencapai 15 knot,” ujarnya.
Penerjun yang akan membawa api obor dari ketinggian nanti adalah Letnan Kolonel Pasukan Helmi Nange, yang telah memiliki pengalaman terjun di dalam dan luar negeri.
“Rata-rata semua penerjun merupakan pilihan yang punya jam terbang tinggi,” katanya.
Para penerjun diketahui merupakan penerjun Korps Pasukan Khas TNI AU yang berasal dari berbagai daerah di antaranya Pangkalan Udara TNI AU Abdul Rachman Saleh, di Malang, dan Pangkalan Udara TNI AU Sulaiman, di Bandung.#osk