Kebijakan Pemerintah Abai Terhadap Kepentingan Nasional

Jakarta, BP–Ketua Fraksi Gerindra Edy Prabowo mengatakan, kinerja pemerintah dalam tiga tahun setengah masih menunjukan capaian bersifat artifisial. Kebijakan pemerintah bukan saja semakin jauh dari pertimbangan strategis juga abai terhadap kesejahteraan rakyat dan kepentingan nasional.
“Sejumlah kebutuhan rakyat perlahan naik seperti BBM, gas, tarif listrik dan bahkan harga sembako mulai merangkak,” ujar Edy di ruangan Sekretariat Fraksi Gerindra, Gedung DPR Jakarta, Kamis (24/5).
Menurut Edy, uang negara banyak, tapi pembangunan tidak fokus kepada kesejahteraan rakyat dan kepentingan nasional. Untuk itulah Gerindra memberi masukan atau koreksi kepada pemerintah tentang anggaran 2019. “Sebagai bentuk pertanggungjawaban kami kepada konstituen, Gerindra harus memberikan masukan. Kami tidak ingin disebut berpolitik, tapi inilah kenyataan di tengah masyarakat,” tutur Edy.
Dia menambahkan, diperlukan koreksi substansial, khususnya terkait perbaikan struktural yang harus sinergi dan beriringan antar sektoral dengan kebijakan pembangunan jangka pendek. Kebijakan ekonomi seyogianya diarahkan untuk mencapai pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, berkeadilan dan berkedaulatan.
Untuk mencapai sasaran tersebut, kata dia, pembangunan ekonomi harus mampu meningkatkan kesejahteraan rakyat, meningkatkan pendapatan, mengurangi kemiskinan, mengurangi kesenjangan, meningkatkan kesempatan kerja serta mampu meningkatkan ketahanan ekonomi nasional. “Jadi, bukan hanya memberikan alokasi bantuan sosial demi mengejar popularitas di mata rakyat,” papar Ketua Komisi IV tersebut. #duk