Gubernur: Kasihan Warga yang Sudah Lunas

Palembang, BP–Gubernur Sumatera Selatan H Alex Noerdin akhirnya angkat bicara soal kisruh antara pihak Aman Ramli dengan warga Komplek Perumahan TOP 100. Kejadian tersebut juga menjadi perhatian serius Gubernur Sumsel.
Alex mengaku, merasa kasihan dengan orang-orang yang punya tanah di sana dan rumah dengan bukti sertifikat tiba-tiba ingin dieksekusi begitu saja. Apalagi, warga yang sudah membayar lunas, mendadak rumahnya hendak dipagar itu jelas tidak boleh.
“Soal itu, orang beli dengan cara nyicil, setelah lunas kok mau dipagar begitu saja, itu tidak boleh, kasihan dengan masyarakat yang sudah melunasi itu,” ungkap Gubernur Alex saat ditemui, di Griya Agung Palembang, Rabu (25/10).
Mantan Bupati Muba dua periode ini juga menambahkan, meski dimenangkan oleh putusan Mahkamah Agung (MA) sebenarnya tidak ada masalah. Namun warga yang tidak tahu menahu, pastinya dirugikan dengan langkah putusan tersebut apalagi sebanyak 446 persil tanah milk warga tersebut jelas ada sertifikatnya.
“Ini masalahnya tanah warga yang akan dieksekusi, menurut saya jangan terburu-buru, tapi selesaikan dulu karena mereka (warga-red) tidak bersalah, kenapa harus menangung sengketa itu,” jelas Gubernur Alex.
Ditambahkan Alex, soal saham 30 persen milik Pemprov Sumsel yang dijelaskan oleh Ketua DPRD Sumsel, Giri Ramanda, Alex akan meneiliti dan mengecek terlebih dahulu, dikhawatirkan lahan Pemprov juga ternyata akan dieksekusi.
“Kalau soal itu saham itu nanti di cek dulu. Saya menginginkan agar mencari solusi jalan keluarnya yang tidak melanggar hukum dan undang-undang, selain itu juga jangan melanggar prikeadailan di masyarakat, takutnya juga tanah Pemprov tiba-tiba dipagar beton,” pungkas Alex. #adv