Paytren Milik Yusuf Mansur Dibekukan BI

167
IST

Palembang, BP–Setelah membekukan izin uang elektronik tiga e-commerce, Tokopedia, Shoppee, dan BukaLapak, kini Bank Indonesia (BI) juga melarang sementara (suspend) layanan isi ulang (top up) uang elektronik yang dilakukan oleh Paytren milik Yusuf Mansur.

Berdasarkan Surat Edaran Bank Indonesia Nomor 16/11/DKSP tanggal 22 Juli 2014 tentang Penyelenggaran Uang Elektronik, penerbit uang elektronik wajib mendapatkan izin dari BI jika floating fund mencapai Rp 1 miliar.

Baca Juga:  Pertamina Patra Niaga dan Disnakertrans Sumsel Kolaborasi Tingkatkan Kompetensi Warga Sekitar, Siap Sertifikasi Operator Scaffolding

Sebelumnya, Punky Purnomo Wibowo, Direktur Program Elektronifikasi dan Inklusi Keuangan BI mengatakan ada beberapa pertimbangan regulator sebelum memberikan izin uang elektronik ini.

“Sebelum memberikan izin penerbit uang elektronik ke e-commerce, BI akan memastikan keamanan IT terjaga dengan baik,” kata Punky, dilansir Kontan.

Presiden Director PT Veritra Sentosa Internasional Yusuf Mansuf mengatakan pihaknya tengah melengkapi berbagai persyaratan izin bisnis financial technology (Fintech).

Baca Juga:  SP PLN Apresiasi Sikap Presiden RI Prabowo Tolak Skema Power Wheeling

“Kami sedang proses tahap akhir untuk izin e-money dari Bank Indonesia. Ditambah sekalian memasukkan perizinan lain biar lengkap selengkap-lengkapnya, yaitu layanan keuangan digital (LKD), payment gateway, remittance dan money changer,” katanya.

Yusuf Mansur juga menulis pembelaan soal Paytren lewat instagram miliknya. Bisnis Paytren menurutnya bukanlah bisnis penipuan, namun bisnis karena Allah. Paytren juga membantu membuka peluang usaha bagi masyarakat Indonesia dan dunia.

Baca Juga:  Puluhan Jamaah Datangi Abu Tour Palembang

Lebih lanjut, inovasi Paytren mengambil manfaat dari era digital dan membagi manfaat itu kepada banyak orang.

Ustaz kondang ini pun menjelaskan ciri khas PayTren yang tak hanya menjadikan banyak orang sebagai pengguna saja, tetapi juga sebagai pebisnis.

“Artinya, PayTren saat ini telah membuka lapangan pekerjaan dan usaha sebanyak jumlah mitra yang telah terkumpul,” tulis dia. #ren/net

Komentar Anda
Loading...