Lury: Tidak Ada Salahnya Guru Tampil Cantik Di Depan Murid

88
Hj Lury Elza Alex Noerdin

Palembang, BP

Mengingat kecantikan tidak hanya dipandang dari penampilan fisik semata, tetapi juga dari kesan yang lahir lewat pantulan pesona kepribadian. Ketua Yayasan Salsabila Sriwijaya, Hj Lury Elza Alex Noerdin dan Mirabella Cosmetics serta Himpaudi kota Palembang menggelar program Beauty Class kepada kalangan ibu rumah tangga dan wanita di Sumatera Selatan (Sumsel). Untuk tahap pertama, 100 guru/pendidik dari Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) bakal diikutkan dalam program tersebut di Griya Agung, Jalan Demang Lebar Daun, Palembang, Kamis (7/9).
Ketua Yayasan Salsabila Sriwijaya, Hj Lury Elza Alex Noerdin mengatakan, guru paud juga harus diberikan perhatian ekstra. Karena dari mereka ini, anak yang tidak bisa mengenal huruf bisa tahu. Karena itu, mengisi waktu kosong guru usai mendidik, diajak untuk tampil cantik.
“Tidak ada salahnya tampil cantik di depan murid, karena anak akan lebih dekat dengan guru tersebut. Coba kalau bangun tidur, muka tidak pakai bedak dan lipstik ketebalan, bukan cantik malah terlihat lucu. Nah, dari kegiatan ini, guru bisa mengubah penampilan lebih cantik dengan dilakukan sendiri di rumah,” katanya.
Selain itu, untuk kecantikan, tidak hanya secara fisik semata, tapi juga kecantikan di dalam diri guru tadi juga harus dimunculkan. Dengan kata lain, cantik di luar dan di dalam harus ada. “ Seperti guru, dengan wawasan yang dimiliki dan ditopang sikap ramah dan keibuan, anak akan betah berada di dalam kelas,” katanya.
Bunda Paud Sumsel, Hj Eliza Alex Noerdin mengatakan selama ini ada persepsi yang salah dikalangan kaum hawa kalau cantik itu hanya didepan suami. Seharusnya, cantik itu bagi diri sendiri terlebih dahulu setelah itu baru cantik di depan suami.
“Kalau kita sendiri melihat kaca dengan penampilan yang kusam, pasti akan kaget. Jadi sebelum cantik di depan suami, harus cantik diri dulu termasuk dengan cantik dalamnya,” bebernya.
Sementara itu, untuk target 1 paud di setiap kelurahan atau desa di Sumsel terus digemakan. Bahkan untuk di Kota Palembang, target tersebut sudah tercapai. Tapi target tidak hanya secara kuantitas tapi juga kualitas.
“Ibu-ibu jangan malu ya, sebab kalau wajah kita kusam tentu anak didik akan takut. Jadi tidak ada salahnya kita tampil cantik, sebab ini untuk menunjang dalam mengajar. Walaupun gaji guru Paud tidak besar, cantik juga harus,” kata Ketua Himpaudi Kota Palembang, Hj Etty Yustinah Inggaris.
Dalam kegiatan ini, guru yang ikut sebanyak 5 orang untuk setiap kecamatan. Meski demikian, sebagai guru yang fokus pada anak-anak ini, tentu saja dituntut kesabaran yang ekstra.#osk

Baca Juga:  Oknum Satpam di Pergudangan Banyuasin  Jadi Pejambret

 

 

Komentar Anda
Loading...