Pencuri Pupuk Perusahaan Ditembak

66
Tersangka pencuri pupuk terpaksa berjalan terpincang-pincang setelah didor petugas.

Muarabeliti, BP–Pencuri pupuk PT Dapo Agro Makmur (Dapo), Sabtu (28/8) sekitar pukul 08.00 berhasil diamankan Polsek BTS Ulu. Nusi (27), warga Desa Mulyo Harjo, Kecamatan BTS Ulu, Kabupaten Musirawas (Mura) didor petugas setelah lima bulan buron karena melakukan perlawanan saat akan ditangkap. Dengan ditangkapnya pelaku, pencuri pupuk berhasil diringkus semua, setelah selumnya dua pelaku, Edison (30) dan Basar Rahman (30), warga yang sama berkasnya sudah di Kejaksaan Negeri Lubuklinggau.

Pencurian pupuk tersebut terjadi 12 Maret 2017 sekitat pukul 21.00. Berdasarkan keterangan saksi di TKP, sejumlah orang diperkirakan lebih dari dua orang merusak pintu gudang bibit estate. Caranya mendobrak dan mengambil 158 karung pupuk menggunakan satu unit Truck jenis diesel. Para pelaku pada saat itu diperkirakan dilengkapi senjata api rakitan (senpira).
Atas kejadian itu pihak investor mengalami kerugian ditafsir sebesar Rp68.624.000. Setelah kejadian korban melaporkan kejadian ke Polres Mura dalam hal ini ditangani oleh Polsek BTS Ulu.
Kapolres Mura AKBP Pambudi, SIK didampingi Kapolsek BTS Ulu  Iptu Denhar, SH menjelaskan, setelah aparat  mengantongi identitas para pelaku. Dia langsung memerintahkan anggota untuk  bergerak dibantu  Sat Intelkam dan Sat Reskrim untuk back up penyelidikan keberadaan pelaku. Sementara itu sebelumnya dua lelaku Edison dan Basar Rahman, warga Desa Mulyo Harjo sudah diamankan dan saat ini sudah dilimpahkan di JPU (Jaksa Penuntut Umum).
“Kemudian Sabtu (26/08) kami berhasil mengamankan Nusi yang sempat buron selama 5 bulan,” ujarnya.
Ditambahkannya, pelaku ditangkap dirumahnya. Petugas sempat kesulitan mengejar pelaku, karena berdasarkan informasi keluar kota. Walaupun akhirnya berhasil diamankan.
 Penangkapan terjadi berawal dari keterangan informan, tentang keberadaan lelaku dirumahnya. Anggota Polsek langsung menuju target sasaran.  Saat dilakukan penggerebekan, lelaku berusaha melawan dan merebut senjata anggota. Lalu lelaki itu terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan terarah pada bagian betis kaki sebelah kiri.
“Saat ini pelaku sudah kita amankan di Polsek Bts Ulu,” ujarnya.
Terpisah Manager PT DAM Lilu, perwakilan investor, menyampaikan  kecewaatas tindakan premanisme seperti ini. Hal ini tidak boleh dibiarkan,.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak Kepolisian yang sudah memberikan efek jera kepada lara lelaku. Selanjutnya semuanya kami serahkan kepada proses hukum,” ujarnya.
Sementara itu Kapolres AKBP Pambudi, SIK menambahkan, tidak ada kejahatan yang merajalela, negara ini negara hukum. Polisi merupakan representasi dari negara.
Untuk itu saya apresiasi tindakan tegas anggota di lapangan. Kami akan buru terus pelaku lainnya, dan saya himbau kepada pelaku lain untuk segera menyerahkan diri. Kepada para investor ataupun calon investor di Kabupaten Mura maupun Muratara tidak perlu khawatir.
“Polres Mura dibantu Tiga Pilar Kamtibmas siap memberikan jaminan keamanan dengan berbagai upaya baik secara preventif maupun tindakan refresif di lapangan,” katanya. #wan
Baca Juga:  Bongkar Kotak Amal Untuk Makan
Komentar Anda
Loading...