Prioritas Bangun Desa di Sumsel

Palembang, BP–Direktur Pandu Tani Indonesia (Patani) Sarjan Tahir mengatakan, program dan kegiatan Patani dalam bingkai #PrioritasBangunDesa# yang telah di galakkan secara Nasional termasuk di Sumatera Selatan (Sumsel) merupakan tindak lanjut dari gerakan pembangunan yang telah di canangkan #SBY di UIN Radern Fatah November 2017 lalu berdasarkan Konsep Green Economy dalam upaya memperkecil kesenjangan antara yang kaya dan miskin.
Selanjutnya Sarjan Tahir, yang juga Wakil Ketua BPOKK DPP Partai Dermokrat menjelaskan, bahwa Melalui Gerakan #Merajut Potensi Desa# merupakan Gerakan untuk mengatur keseimbahgaan pembangunan desa dan kota yang selaras dengan konsep Green economy dengan tujuan mengurangi kemiskinan dan mengatasi kesenjangan, serta menjaga kelestarian lingkungan hidup.
“Melalui Gerakan #Merajut Potensi Desa# saya mengajak seluruh elemen dan lapisan masyarakat terutama di Sumsel untuk membangun dengan memberi prioritas pembangunan ekonomi di desa. Sehingga Gerakan pembangunan seluruh sektor di Sumsel dapat tersinkronisasi baik itu pembangunan nasional yang digagas pemerintah pusat dengan Pemerintah daerah,” katanya, Jumat (25/8).
Selanjutnya Sarjan Tahir menjelaskan, dalam rangka mengimplementasikan gerakan Merajut Potensi Desa, maka #Patanisumsel bersama #Perguruan tinggi yang ada di Sumsel telah menindak lanjutinya dengan kerjasama dan kegiatan-kegiatan penelitian, pendampingan desa dan implementasi program bersama dalam komoditi pertanian serta sektor lainnya Akhirnya Sarjan Tahir berharap Provoinsi Sumsel semakin maju untuk menjadi Provinsi yang terdepan dan berkeadilan.
Sebelumnya perjalanan Lembaga Patani memasuki usia 9 tahun pada tanggal 17 Agustus 2017 telah banyak memberikan konstribusi positif bagi pembangunan ekonomi Kerakyatan yang terus dikembangkan dibeberapa daerah melalui Kanwil Patani di seluruh Indonesia dan kerjasama dengan berbagai pihak baik pemerintah maupun swasta melalui kegiatan-kegiatannya di masyarakat.
Program aksi yang dijalankan searah dengan kesiapan bangsa ini menuju Indonesia Maju 2030 dengan fokus kepada kegiatan yang bermanfaat dapat memajukan ekonomi masyarakat pedesaan, usaha kecil menengah, dan para pelaku bisnis agar dapat menciptakan lapangan kerja, mengurangi kemiskinan dan kesenjangan sosial.
Patani fokus pada Gerakan Green Economy, Kerjasama seluruh jajaran pengurus Patani pusat sampai daerah didukung para Dewan Penasehat dan Dewan Pengarah serta hubungan harmonis dengan berbagai pihak, membuat kami selalu ingin tampil yang terbaik dan bermakna bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.
Pada tanggal 23 Agustus 2017 bertempat di Gedung Rumah Desing SME Tower, Jakarta, Selasa (22/8), Patani melaksanakan silaturahim Pengurus Patani seluruh Indonesia sekaligus memeriahkan HUT RI ke- 72, HUT Patani ke 9 dan HUT Indokopat ke 1.
Pada Acara Silaturrahim tersebut diisi dengan berbagai kegiatan seperti silahturahim pengurus Patani dan pengurus Indokopat, Paparan Progres Bisnis Indokopat dan pertemuan dengan Mitra Bisnis serta sekaligus Penyerahan penghargaan Anggota Kehormatan Patani Mantan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI ke-20 Prof. Dr. H. Bomer Pasaribu, S.H., S.E., M.S. atau yang akrab disapa Bomer Pasaribu diangkat menjadi anggota kehormatan Pandu Tani Indonesia (Patani).
Ketua Induk Koperasi Patani (Indokopat) Amir Syamsudsin SH mantan Menteri Hukum dan HAM sangat bersemangat untuk menjadikan Koperasi Patani sebagai leading perkoperasian bagi para petani di tanah air.
Banyak program yang telah berjalan secara Nasional yang harus di integrasikan agar tumbuh kekuatan ekonomi rakyat yang kuat. #osk