Tenaga Kesehatan Kunci Pencapaian Warga Sehat

21
Salah satu narasumber, dokter Helmalia Herlina, sedang memberikan materi ToT.

Palembang, BP
IMA World Health menggelar acara ToT komunikasi bagi tenaga kesehatan di Musi Banyuasin (Muba) dan Banyuasin di Hotel Max One Palembang, Selasa (22/8).

Perwakilan dari IMA Indonesia, Putu Widhiantara, menjelaskan, tujuan kegiatan ini untuk memberikan wawasan kepada tenaga kesehatan dalam melakukan tugas. Putu menjelaskan, selama ini petugas kesehatan belum maksimal dalam berkomunikasi dengan masyarakat. Dengan ToT ini akan memberikan pemahaman dan mampu mengedukasi warga terkait dengan kesehatan.

Baca Juga:  Tak Dibantu Pemerintah, Jamaah Masjid Nurul Hikmah Lakukan Penyemprotan Mandiri Tangkal Corona

Oleh karena terkait dengan isu stanting, bukan hanya persoalan antara pertumbuhan yang tidak sesuai dengan usia yang seharusnya, melainkan persoalan besar terkait dengan pertumbuhan otak dan kecerdasan anak. Lebih dari itu, karena secara fisik tidak sesuai dengan pertumbuhannya mengakibatkan mudah dihinggapi penyakit yang tidak menular.

Salah satu narasumber, dokter Helmalia Herlina, menjelaskan, masa pertumbuhan anak hingga dua tahun adalah masa pertumbuhan emas. Maksudnya hal ini bagi anak akan menentukan dan akan menjamin kecerdasan dan kesehatan anak di masa depan. “Jangan sampai hal ini terlewatkan. Beri ASI saja hingga 6 bulan dan kecukupan gizi bagi balita,” ujarnya.

Baca Juga:  PPKM Mikro Diperketat di Wilayah Kota Palembang-Lubuklinggau

Hermalia adalah narasumber pada acara ToT interpersonal comunication bagi fasilitator kesehatan dan tenaga kesehatan.

Peran tenaga kesehatan, kata Hermalia yang sehari-hari bertugas di Bidang Gizi Dinkes Sumsel, akan menentukan atau menjadi kunci dalam menyampaikan pesan-pesan atau kampanye soal kesehatan. Putu juga menjelaskan selama ini terkesan Posyandu hanya berperan melakukan timbang badan, seharusnya pada posisi posyandu adalah tenaga Kesehatan terdepan.

Baca Juga:  Serapan Vaksin Moderna di Sumsel Rendah

Melalui petugas inilah akan memberikan pemahaman terhadap asupan gizi dan dampak jika kekurangan gizi. Melalui kegiatan ini akan memberikan pemahaman kepada tenaga kesehatan dalam bertugas. #fir

Komentar Anda
Loading...