LSM P2M Pertanyakan Anggaran Bawaslu Sumsel Tahun 2013

10
LSM Perjuangan Pemberdayaan Masyarakat dan Anti KKN Sumsel (LSM P2M), Sabtu (5/8), melakukan aksi damai di depan Hotel Horison Ultima, tempat berlangsungnya acara Bawaslu RI.

Palembang, BP — Sebanyak 20 orang yang menamakan dirinya LSM Perjuangan Pemberdayaan Masyarakat dan Anti KKN Sumsel (LSM P2M), Sabtu (5/8), melakukan aksi damai di depan Hotel Horison Ultima, Palembang, tempat berlangsungnya acara Bawaslu RI.

Dalam kesempatan tersebut, massa membentangkan beberapa spanduk yang bertuliskan “Usut tuntas dana hibah 2013 Bawaslu Sumsel sebesar Rp232.328.030.000 untuk Pilgub”.
Aksi damai berjalan damai dan berada di bawah pengawasan aparat kepolisian.
“Kita lihat ada dugaan korupsi dana hibah dari hasil temuan BPK ini. Bawaslu RI harus bertindak tegas, penyelenggara pemilu harus bebas dari kopupsi,” kata ketua LSM P2M Andi Agustar didampingi Koordinator aksi Rahmat.
Dijelaskannya, demi pilkada bersih pihaknya ingin adanya transparansi anggaran dari APBD Sumsel itu.
“Kita ingin transparansi anggaran, karena uang yang digunakan adalah uang rakyat, jangan sampai uang rakyat digunakan untuk kepentingan priadi,” katanya.
Selain itu, massa juga mempermasalahkan proses rekrutmen anggota Panwaalu di 17 kabupaten/kota se-Sumsel baru- baru ini, dinilai tidak objektif dan profesional.
“Kita lihat pemilihan tidak objektif dan profesional, banyak titipan kepala daerah,” katanya.
Masih dikatakannya, kepada penegak hukum untuk segera melakukan pemeriksaan terhadap penggunaan dana hibah ke Bawaslu Sumsel.
Sedangkan Ketua Bawaslu Sumsel Andika Pranata Jaya, SSos bersama pimpinan lainnya, Zulfikar, SH, Kurniawan, SPd, di sela-sela mengikuti acara belum berkomentar banyak.
“Itu hak warga negara menyampaikan pendapat,” kata Andika.#osk
Baca Juga:  KPPKN  di Suport Dapur Azka Qanita Gelar Latbar, Begini Caranya Pempek Dibuat
Komentar Anda
Loading...