Seperti Bumi dan Langit
Sriwijaya FC vs Persela
Siaran Langsung Indosiar
Kamis (21/7) pk.16.00 WIB
Palembang, BP
Duel bumi dan langit bakal terlihat saat Sriwijaya FC (SFC) bertemu dengan Persela Lamongan pada lanjutan Torabika Soccer Championship (TSC) A 2016 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Kamis (21/7) sore. Tidak berlebihan, jika melihat ketimpangan posisi kedua tim di klasemen sementara.
Skuad Laskar Wong Kito bertengger di posisi tiga besar dengan 18 poin dan sudah meraih lima kemenangan. Bandingkan dengan Persela yang terdampar di dasar klasemen dengan enam poin. Bahkan, gawang Laskar Joko Tingkir sudah kemasukan 20 gol. Selain itu, dalam beberapa musim, SFC menjadi klub yang disegani dengan sederet prestasi sukses mereka ukir.
Meski diunggulkan, Ichsan Kurniawan dan kawan kawan tak mau jumawa dan menjadikan kemenangan sebagai harga mati setelah takluk 1-2 dari Semen Padang pada laga terakhir. Sebab, Persela adalah lawan yang bisa dijadikan ‘tangga’ mendulang tiga poin demi menjaga jarak dengan Madura United dan Arema Cronus.
Pelatih SFC Widodo C Putro menegaskan, sudah mempersiapkan timnya dengan kerja keras dan lebih detail. Bahkan, dia juga menyarankan anak asuhnya menyaksikan pertandingan Persela saat ditekuk Arema 0-2, Senin (18/7).
“Manajer sudah berdiskusi dengan semua pemain untuk pertandingan besok. Salah satunya, memanfaatkan peluang dari setpiece. Karena, tidak ada satu lawan pun yang boleh mencuri poin di sini,” tegasnya.
Widodo melanjutkan, meski dirinya pernah melatih Persela tahun 2010, namun dia tetap menginstruksikan seluruh pemain untuk tidak membandingkan Persela yang dulu. Terlebih, saat ini Laskar Joko Tingkir adalah tim yang masih berjuang keluar dari posisi juru kunci.
“Apa pun yang terjadi pada Persela, kita tidak boleh memandang remeh lawan. Pemain harus waspada dan mempersempit ruang gerak agar lawan tidak bisa membuat peluang,” ujarnya.
“Intinya, tidak ada kata meremehkan lawan. Di sisi mana pun kita tidak akan meremehkan lawan. Kita harus bermain penuh. Sebab kita bermain di kandang. Siapa pun yang datang, kita harus rebut poin dari mereka,” tegasnya.
Widodo menambahkan, melawan Persela dia akan sedikit merombak gaya permainan dengan menurunkan skuad terbaiknya dengan memainkan Ichsan Kurniawan dan menurunkan Alberto Goncalves sejak menit awal.
“Persela merupakan tim solid dan sangat mengancam semua lawannya. Terbukti Persela mampu menciptakan banyak peluang saat melawan Arema. Untuk itu, bagaimana cara mengantisipasinya harus kita pecahkan. Namun, dalam laga ini kita akan menekan, namun diimbangi dengan defends. Tidak hanya kiper, tapi cara bermain,” ucap Widodo.
Bomber SFC Alberto Goncalves juga bertekad membawa timnya meraih kemenangan sekaligus menambah pundi-pundi golnya.
“Saya tak merasa beban. Saya akan fokus bawa tim saya untuk meraih kemenangan. Kemarin kami sudah evaluasi dan kami sudah kerja keras,” ujar Beto.
Pantang Menyerah
Sementara itu, Pelatih Kepala Persela Lamongan Sutan Harhara menyatakan, tidak ada tekanan apapun untuk pemain dan pelatih, meski perjuangan Persela sangat berat. Justru sebaliknya, jajaran manajemen dan tim bersama-sama berjuang untuk bangkit dari kondisi ini.
Ditambahkannya, mereka harus menghadapi semua kendala yang lagi dihadapi Persela. Termasuk melupakan kekalahan dari Arema Cronus di pertandingan sebelumnya.
“Kami punya banyak kendala, tapi apa kami harus berlari dari kendala itu. Intinya, kalau kita bisa memenangkan pertandingan menghadapi SFC besok, itu luar biasa. Minimal kita tidak boleh kalah,” tuturnya.
“Saya tidak melihat ada yang buruk dengan performa tim saat melawan Arema. Pemain menunjukkan perjuangan yang bagus dan membuat beberapa peluang yang semestinya menjadi gol. Kami tidak boleh drop secara mental maupun teknis. Harus tetap konfiden menghadapi Sriwijaya FC,” tutupnya.
Asisten Pelatih Persela Ragil Sudirman mengakui, mereka meningkatkan kewaspadaan saat bertemu SFC. Walaupun masih lelah, namun semangat tetap harus selalu dijaga di dada semua pemain dan tim.
“Pemain memang cukup lelah karena usai lawan Arema Cronus. Tapi target mencuri poin akan jadi motivasi terbesar pemain lawan SFC. Melawan SFC, kita akan waspadai seluruh pemain apalagi SFC punya pemain bagus di setiap lini. Pemain hanya perlu bermain semangat dan minder karena berada di dasar klasemen,” ucapnya.
Sementara bomber Herman Dzumafo Epandi siap bermain total melawan SFC.
“Walaupun saya nanti akan banyak ketemu teman lama, saya siap main habis-habisan. Setelah 90 menit pastinya akan teman seperti biasa, karena itulah sepakbola,” tandasnya.
“Target khusus pasti ada. Sebagai pemain jelas selalu ada keinginan untuk cetak gol, apalagi saya sebagai striker. Tetapi kalau bisa, saya lebih utamakan hasil, siapa pun yang cetak gol, kami pasti senang. Sriwijaya FC tim kuat dan bagus, semua harus diwaspadai tidak terkecuali. Enggak ada yang harus diutamakan, semua harus kita jaga, karena skill mereka luar biasa,” tutup mantan striker PSPS Pekanbaru itu. # fer