Hadapi Bhayangkara, SFC Fokus Bertahan
Palembang, BP
Jelang turun dalam partai lanjutan kompetisi Torabika Soccer Championship menghadapi Bhayangkara Surabaya United (BSU), di Stadion Delta Sidoarjo, Minggu sore (22/5), punggawa Sriwijaya FC menjalani latihan keras dan lebih ditekankan pada pertahanan.
Supardi dan kawan-kawan diminta untuk membangun tembok yang kokoh jelang turun melawan anak asuh Ibnu Ibrahan akhir pekan ini.
“Jadi tadi (Kamis sore-red) kita latih pertahanan, pemain harus tahu bagaimana mengantisipasi serangan Bhayangkara Surabaya United,” kata Widodo usai latihan di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, Kamis (19/5).
Pelatih berusia 45 tahun ini sadar betul bila tim tuan rumah berambisi mengamankan tiga poin. Apalagi di partai sebelumnya, Ilham Udin dan kawan-kawan menelan kekalahan dari Arema Cronus 0-3. Tentunya, BSU ingin membayar kekalahan hasil negatif itu dengan menekuk Laskar Wong Kito. Oleh sebab itulah, pertahanan jadi perhatian utama Widodo.
Disinggung pemain bertahan yang akan diturunkan, mantan pelatih Persela Lamongan ini belum dapat mengungkapkannya. Apalagi, pertandingan masih dua hari lagi. Ia masih akan melihat kesiapan pemain bertahan, seperti Supardi, Zalnando, Wildansyah, Fachrudin, Ngurah Nanak, dan Mauricio Aparecido Maciel Leal.
“Starting eleven akan ditentukan satu hari jelang pertandingan,” tegasnya.
Sementara itu Sekretaris Tim SFC Achmad Haris menambahkan, senterbek anyar Mauricio Aparecido Maciel Leal bisa turun di laga ini. Persyaratan administrasinya telah selesai. Namun begitu, keputusan akhir tetap di tangan pelatih. Mauricio bisa saja belum akan diturunkan mengingat ia baru dua hari berlatih bersama rekan-rekan barunya.
“Mauricio sudah kita daftarkan akhir pekan lalu. Dia secara administrasi bisa turun,” katanya.
Pemain berusia 29 tahun ini masuk menjadi salah satu pemain yang akan diboyong ke Surabaya. Dia akan tetap dipersiapkan bila sewaktu-waktu dibutuhkan untuk turun melawan Bhayangkara Surabaya United.
“Dia akan kita bawa ke Surabaya juga, karena memang di posisi senterbek cuma ada Fachrudin dan Ngurah Nanak,” ucapnya.
Sebetulnya masih Ahmad Jufrianto, yang bisa pula mengisi posisi senterbek, namun ia harus absen karena akumulasi kartu. # zal