Menpar: Sumsel Jadi Model Wisata Olahraga Nasional
Palembang, BP
Sumatera Selatan terpilih menjadi model wisata olahraga nasional oleh Kementerian Pariwisata lantaran sering menggelar event olahraga berskala nasional maupun internasional.
Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, untuk mendukung model sport tourism itu, pihaknya telah menyetujui bakal digelar sepuluh event olahraga di Palembang menjelang Asian Games 2018.
“Saya setujui semua usulan dari Sumsel untuk pengembangan pariwisata. Sumsel akan dijadikan model sport tourism nasional,” katanya.
Menurutnya, Pemprov telah mengusulkan berbagai kegiatan dalam bidang pemasaran mancanegara, pemasaran nasional hingga pengembangan destinasi kepada Kemenpar.
Dia menilai usulan tersebut mudah diterapkan sehingga pihaknya mendukung penuh agar pariwisata Sumsel berkembang.
“Pemasaran mancanegara, misalnya kami akan berikan semua pemasaran di pasar yang ditargetkan Sumsel,” ujarnya.
Upaya ini agar Sumsel bisa menggaet satu juta wisatawan mancanegara (wisman) masuk ke Sumsel dan berdampak pada devisa sebanyak 1,2 miliar dolar AS atau setara dengan Rp15,83 triliun.
Gubernur Sumsel H Alex Noerdin mengatakan, terpilihnya Sumsel menjadi model pengembangan wisata olahraga nasional tidak terlepas dari pengalaman menjadi tuan rumah event olahraga. “Asian Games 2018 juga akan menjadi tonggak penting untuk Sumsel melompat jauh ke depan,” katanya.
Seperti diketahui, Sumsel memiliki Kawasan Jakabaring Sport City (JSC) yang menyediakan sarana olahraga lengkap. JSC menjadi lokasi berbagai event olahraga skala internasional, mulai dari SEA Games 2011, Islamic Solidarity Games hingga Asian Games 2018.
“Meskipun penetapan 10 daerah destinasi wisata prioritas sudah ditetapkan, namun kami optimis masuk tahap kedua dipilih 10 daerah lagi,” ujarnya.
Dalam rencana kerja pemerintah daerah 2017, dikatakan Alex, pihaknya menyusun rangkaian program mendorong percepatan dan perluasan hilirisasi industri dan pengembangan pariwisata berstandar internasional. Hal itu menjadi tema dan disusun dalam Musrenbang RKPD Provinsi Sumsel.
“Berbagai peningkatan infrastruktur tengah kita lakukan dan itu juga untuk menunjang sektor pariwisata, begitu pula akan fokus pada bidang masing-masing termasuk soal akses transportasi, dan usulan-usulan peningkatan jalan mana yang perlu diperbaiki dan ditingkatkan akan diprioritaskan,” jelasnya.
Berbagai daerah di Sumsel, lanjut dia, pantas dilirik sebagai potensi besar pariwisata. Seperti Kota Pagaralam yang saat ini juga tengah dibenahi, terutama dari sisi infrastruktur jalan dan jembatan.
Alex menambahkan, upaya percepatan pembangunan infrastruktur sudah dikebut dan dilakukan terus menerus. Penyerapan dana infrastruktur terbesar di Indonesia dari APBN saat ini adalah Sumsel. Seperti pembangunan tiga ruas jalan tol, perluasan bandara SMB II Palembang, dan perluasan bandara Lubuk Linggau ditarget selesai tahun ini. #idz