Tinjau UNBK, Siswa Sekolah Harus Melek Teknologi

UN – Bupati Yan Anton Ferdian melihat peserta UN berbasis komputer, Selasa ( 5/4).
Banyuasin, BP
Bupati Banyuasin Yan Anton Ferdian bersama rombongan memantau langsung pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMAN 1 Kecamatan Banyuasin I, Selasa (5/3).
Sistem UNBK merupakan wujud kemajuan teknologi dalam dunia pendidikan. Namun, dia mengharapkan sistem komputer ini tidak hanya dipakai untuk ujian. Tapi dalam kegiatan mengajar yang juga mesti digalakkan. “Kedepannya kita berharap semua sekolah di Banyuasin melek teknologi,” katanya usai menyaksikan proses UNBK dan melihat peralatan komputer di SMAN1 Banyuasin I.
Untuk memberi motivasi bagi pelajar agar berprestasi, pihaknya akan meneruskan program beasiswa bagi pelajar berprestasi. “Ini sebagai apresiasi bagi pelajar yang giat belajar dan mendapatkan hasil terbaik,” jelasnya.
Sementara itu Kadis Diknas Banyuasin Umar Usman menjelaskan, Ujian Nasional di tahun 2016 ini berjalan dengan baik dan lancar dan tidak ada mengalami kendala pada saat ini.
“Untuk saat ini, ada 8 sekolah di Banyuasin yang melakukan UNBK, terdiri dari 6 SMA dan 2 SMK untuk memastikan pelaksanaan Ujian Nasional berbasis komputer berjalan aman tertib dan tidak ada kendala,” katanya.
Kabid Pendidikan Menengah Diknas Banyuasin Sandiman mengatakan, di Banyuasin sebanyak 6.983 siswa yang mengikuti UN. Terdiri dari 3.920 pelajar SMA, 883 pelajar SMK 273 Aliyah, dan 917 pelajar paket C. “Ada 8 sekolah yang telah melaksanakan UNBK sedangkan yang lain masih pakai lembar jawaban komputer,” katanya.
Dia menambahkan, nilai UN memang tidak 100 persen mempengaruhi kelulusan. Karena ditambah dengan nilai raport dan nilai Ujian Sekolah. Kendati demikian, hasilnya tetap berpengaruh besar terhadap pelajar, bila hendak melanjutkan ke tingkat lebih tinggi. “Biasanya nilai rata-rata UN menjadi persyaratan utama,” katanya.#mew