Rajawali Royal Apartement , Investasi yang Menguntungkan

Palembang, BP
Rajawali Royal Apartement selesaikan pemasangan 178 tiang pancang dan saat ini dalam proses pembangunan pondasi untuk diteruskan pembangunan konstruksi. Manajemen memastikan, tahun depan capital gain mencapai 40 persen dan harga unit yang ditawarkan akan naik signifikan.
General Manager Marketing Gallery Rajawali Royal Apartement Linda Nurhuda mengatakan, berada di kawasan elit, Rajawali memiliki ekspektasi yang besar untuk hunian yang menguntungkan, bahkan menjadi sarana investasi yang sangat menguntungkan.
“Membeli tahun depan dengan membeli sekarang akan sangat berbeda keuntungan yang diperoleh. Kami pastikan tahun depan jual apartemen seperti jual ‘kacang goreng’, bahkan tanpa promo pun, Rajawali optimis mampu menjual unit yang tersedia,” kata Linda, Selasa (29/3).
Linda mengakui, kondisi pasar properti belum begitu pulih, bahkan banyak yang berpresepsi penjualan apartemen masih akan pelik di tahun ini. Namun, Linda memastikan jika itu masalah kepercayaan konsumen terhadap pengembang dan pihak yang menaungi.
“Terus terang Rajawali tidak khawatirkan pangsa pasar, karena menurut kami tidak ada kompetitor yang sama seperti kami. Memilih tempat hunian yang paling layak dan nyaman itu hanya di sini,” kata dia.
Rajawali, menurutnya, sangat membangun kepercayaan konsumen. Kontraktor yang bekerja sama bukan sembarang kontraktor (Waskita). PT Rezki Curah Prima sebagai pengembang berkomitmen, pembangunan sesuai dengan step-step dan perencanaan yang matang dan dilakukan oleh profesional di bidangnya.
“Kami no basement, memiliki fasilitas yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat yang modern. Kolam renang, water park, jogging track, publik area lantai sembilan, kolam renang dengan view langsung jembatan Ampera, tidak akan ada hunian dengan harga Rp500 jutaan bisa mendapatkan fasilitas bintang lima seperti Rajawali,” tutur dia.
Linda memaparkan, harga untuk kelas studio ditawarkan dengan harga Rp500 jutaan, satu bad room Rp700 jutaan, dua bad room Rp900 juta, tiga bad room Rp1,6 miliar hingga Rp2,4 miliar. Total unit yang tersedia untuk tower A yang sedang dibangun sebanyak 580 unit, yang sudah laku terjual sekitar 250-an unit.
“Harga ini masih sangat murah, hingga April ini bahkan kami berlakukan 60 kali cicilan tanpa bunga. Awal tahun diperkirakan akan naik lagi mencapai 40 persen. Inilah kesempatan yang menjanjikan untuk berinvestasi, kami pastikan tidak akan rugi membeli saat ini, apalagi harga tanah di sini makin tinggi,” tutur dia.
Terkait minat beli saat ini, Linda memastikan pembeli masih banyak yang wait and see. Namun, jika sudah paham lokasi maupun keuntungan yang diperoleh, dipastikan konsumen kelas menengah ke atas ini akan langsung membeli. Terbukti dengan konsumen yang sudah ada membeli hingga tiga unit sekaligus.
“Harga ini sudah beberapa kali naik, makin terlihat bentuk bangunan, makin mahal pula harga yang ditawarkan. Mumpung sedang banyak promo yang ditawarkan, belilah saat ini juga, harganya masih sangat rendah,” jelasnya.#ren