Bentrok Perbatasan OKI-Lampung, Petugas Masih Siaga

25
3003.01.Followup bentrok.ris
Jajaran Pemkab OKI bersama Dandim 0402 OKI Letkol Kav Dwi Irbaya S mendatangi keluarga korban bentrok di Desa Pematang Panggang, Kabupaten OKI, Selasa (29/3).

Kayuagung, BP

       Meski situasi sudah kondusif, namun aparat kepolisian dan TNI masih bersiaga di perbatasan Kecamatan Mesuji, Kabupaten OKI dan Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung, Selasa (29/3).

Penjagaan masih dilakukan sebagai antisipasi bentrok susulan antara warga Desa Pematang Panggang, Kecamatan Mesuji, Kabupaten OKI dengan warga Desa Sungai Buaya, Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung yang terjadi pada 27 Maret silam.

Pantauan di lokasi bentrok, aktivitas warga sudah berjalan normal seperti biasa. Kegiatan belajar mengajar di sekolah dan perniagaan di pasar sudah kembali seperti semula.

Baca Juga:  Belajar dari Marbot Masjid di OKI, Sisihkan Honor untuk Berkurban Sapi

Kapolres OKI AKBP M Zulkarnain melalui Kabag Ops Kompol I Ketut Suarnaya mengatakan, untuk mengantisipasi hal yang tak diinginkan, pihaknya telah menyiagakan personel di wilayah perbatasan.

“Kita turunkan personel di perbatasan dengan kendali Kapolsek Mesuji untuk mengantisipasi jangan sampai ada pihak yang memprovokasi hingga terjadi bentrokan susulan,” katanya.

Dirinya menambahkan, kapolsek setempat diminta terus berkoordinasi dengan Polsek Simpang Pamatang Lampung untuk mendeteksi agar tidak ada bentrokan lagi.

Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Lampung Kombes Pol Zahrialdi didampingi Wakapolres Mesuji Lampung Kompol Pol Sigit Mananta ketika menyambangi keluarga korban Kodir di Dusun II Desa Pematang Panggang Kec Mesuji Kabupaten OKI mengimbau agar keluarga korban datang ke Polres Mesuji Lampung untuk membuat pengaduan atas insiden tersebut, guna proses hukum lebih lanjut.

Baca Juga:  Lepas Jemaah Haji, Wabup Minta Doakan OKI

“Sampai saat ini aparat dari jajaran Polda Lampung masih tetap berjaga di sana untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan,” imbuhnya.

Seperti diberitakan, bentrokan yang diduga sengketa lahan ini menyebabkan satu orang warga tewas dan dua kritis. Korban yang kritis, yakni Macan dan Soleh, harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kayuagung akibat sabetan senjata tajam.

Baca Juga:  Unggulkan Inovasi, Sedyo Mulyo OKI Nominator Lomba Desa Nasional

Kejadiannya bermula ketika datang sejumlah orang yang hendak mengambil lahan milik warga di kawasan Register 45, Desa Sungai Buaya, Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung.

Karena diduga tak mau lahannya diambil warga setempat melakukan perlawanan hingga terjadi bentrok. # ros

Komentar Anda
Loading...