Sarung Stang Tanpa SNI, Riskan Terkilir

25

<LAPSUS>

SARUNG-TANGAN-NEMPEL-DI-STANG-MOTORSARUNG tangan stang motor berpotensi menyebabkan berbagai cedera. Pergelangan tangan terkilir paling riskan pengendara dengan menggunakan sarung jenis ini.

Namun bagi mereka yang mengalami tangan terkilir, dibutuhkan pertolongan pertama yang tepat. Salah penanganan akan dapat menyebabkan cedera semakin parah.

“Pertolongan pertama akan menentukan cepat tidaknya terkilir sembuh, untuk mempercepat proses penyembuhan ini dianjurkan menjalani terapi es,” kata Fisioterapi Arie Hidayat, dari Klinik Mitra, di Jalan M. Isa, Jumat (25/3).

Baca Juga:  Sejarah Kambang Iwak Family Park

Terapi es akan membantu tangan terkilir tidak sampai mengalami pembengkakan. Sementara bila penanganan tidak benar, misalnya memijat bagian terkilir dengan cukup keras, hampir dapat dipastikan tangan akan langsung membengkak.

 

“Itu bisa dilakukan karena otot-otot tangan yang terkilir ini tertekan, sehingga malah menyebabkan pembengkakan,” tandasnya.

Arie menambahkan, ketika berkendara khususnya sepeda motor sangat dianjurkan sesekali menggerakkan tangan. Bila terlalu kaku maka akan menyebabkan kesemutan pada pergelangan tangan ataupun bahu.

Baca Juga:  SP PLN Sebut Power Wheeling Benalu dalam Transisi Energi Nasional

Hal itu disebabkan saraf terjepit. Tekanan yang berlebihan untuk mengendalikan stang motor membuat saraf terjepit sehingga akibatkan kesemutan.

Penting bagi pengendara untuk beristirahat bila terasa sudah lelah. Jangan memaksakan tetap melaju bila tubuh sudah menunjukkan tanda kelelahan.

“Intinya, perlu hati-hati jangan biarkan saraf terjepit karena tekanan berlebihan, bila terjadi terjatuh atau ada masalah pada otot sebaiknya diserahkan pada ahlinya, jangan malah sampai membengkak,” tegasnya. #zal

Baca Juga:  Plastik Berbayar Berlaku, Banyak Warga Belum Tahu

 

Komentar Anda
Loading...