Harga Sarung Stang Motor Terjun Bebas

19

<LAPSUS>

SAAT pertama kali masuk ke Palembang, sarung stang motor  10846516_10203047241811575_253361110_ndi banderol dengan harga Rp40.000. Tapi kini turun drastis sampai Rp25.000.

 

Tak heran bila sarung tangan stang motor itu tak lagi menjadi pemandangan yang baru. Di jalan raya sudah banyak dipakai pengendara roda dua untuk melindungi bagian tangan mereka dari sengatan matahari.

Apalagi bagi pengendara motor matic yang rata-rata wanita, sangat menjaga penampilan, terutama bagian kulit agar tidak terbakar sinar matahari.

Baca Juga:  Kantung Plastik Berbayar Belum Efektif

Harganya pun yang cukup terjangkau dan pemakaian yang cukup simple ikut menjadi daya tarik sendiri begitu familiarnya aksesoris motor satu ini.

“Harganya sih untuk sekarang sudah cukup terjangkau Rp25.000 satu set. Tapi awal-awal booming harganya bisa beragam dan bisa mencapai Rp40.000, tapi sekarang sudah banyak yang jual jadi harga memang sudah turun,” ujar Yan, salah satu penjual di Pasar Cinde.

Ditambahkannya, harga akan sangat tergantung dengan ketebalan bahan yang digunakan. Motif sarung tangan stang motor pun akan ikut mempengaruhi harga aksesori satu ini.

Baca Juga:  Judi Merusak Otak

Sepriyanti, yang ditemui di Palembang Squre, saat sedang memarkirkan motornya mengatakan, awalnya tidak mengetahui dengan produk sarung tangan stang motor ini. Pertama kali melihat produk ini di dunia maya. Di dunia maya ini disebutkan banyak kaum hawa yang suka mengenakannya saat berkendara.

“Itu awal sekali saya mulai mengenal produk ini. Ketika pertama kali memakainya, agak lucu karena bentuknya seperti alas tangan dapur, tapi pas lihat fungsinya yang simple jadi ikut beli,” jelasnya.

Baca Juga:  Beli Motor Berhadiah Motor

 

Memakai sarung tangan yang biasa dianggapnya cukup ribet, karena harus dikenakan dan dilepas. Sementara sarung tangan stang motor ini melekat pada kendaraan bukan pada tangan.

“Kalau pakai sarung tangan yang biasa itu suka ribet, mau dilepas dan dipasang lagi, terus juga gerah,” katanya. #ndi

 

Komentar Anda
Loading...